Brutal! Rombongan Bonek Keroyok Warga Semarang hingga Babak Belur
Rabu, 08 Februari 2023 - 16:34 WIB
loading...
Ari Setiawan warga Gayamsari, Semarang, terluka akibat dikeroyok bonek. Foto/MPI/Eka Setiawan
A
A
A
SEMARANG - Aksi brutal dilakukan sekelompok bonek, suporter Persebaya Surabaya, saat berada di Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang, Rabu (8/2/2023) siang. Mereka mengeroyok seorang warga bernama Ari Setiawan, hingga babak belur.
Baca juga: Jatuh dari Tribun Stadion Indomilk Arena, 1 Suporter Persebaya Patah Kaki
Warga Kampung Tenggang, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang tersebut, mengaku saat itu hendak menghampiri temannya. "Saat mau menghampiri teman saya, malah dikeroyok bonek," katanya.
Dia tak tahu persis apakah dikeroyok menggunakan balok kayu, dan alat lain ataupun tangan kosong. Sebab, selain massa yang cukup banyak, dia sendiri dalam kondisi mabuk alkohol. "Berapa orang yang mukulin saya juga nggak tahu," lanjutnya.
Baca juga: Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo membenarkan adanya gesekan antara bonek dengan warganya. "Tapi sampai saat ini belum ada laporan dari korban terkait kejadian itu (pengeroyokan)," katanya.
Dia menyebutkan memang ada puluhan bonek yang terlibat gesekan dengan warga Semarang. Saat ini pihaknya dibantu TNI masih bersiaga di lokasi untuk antisipasi hal serupa agar tidak kembali terjadi.
Baca juga: Jenderal Berdarah Kopassus Apresiasi Warga Bantu Selamatkan 15 Pekerja yang Hendak Dibunuh KKB Egianus Kogoya
Hengky mengimbau kepada para bonek untuk kembali ke wilayah asalnya dengan tertib. Para bonek itu berada di Semarang, menyusul adanya jadwal pertandingan sepak bola Liga 1 antara PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya. Sesuai jadwal, pertandingan itu seharusnya berlangsung pada Rabu (8/2/2023) di Stadion Jatidiri Semarang. Namun, laga itu ditunda karena faktor keamanan.
Baca juga: Jatuh dari Tribun Stadion Indomilk Arena, 1 Suporter Persebaya Patah Kaki
Warga Kampung Tenggang, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang tersebut, mengaku saat itu hendak menghampiri temannya. "Saat mau menghampiri teman saya, malah dikeroyok bonek," katanya.
Dia tak tahu persis apakah dikeroyok menggunakan balok kayu, dan alat lain ataupun tangan kosong. Sebab, selain massa yang cukup banyak, dia sendiri dalam kondisi mabuk alkohol. "Berapa orang yang mukulin saya juga nggak tahu," lanjutnya.
Baca juga: Kisah Pakubuwono III Dikejar Putri Madura Sambil Menghunus 2 Pusaka, Lari Terbirit-birit hingga Celananya Lepas
Kapolsek Gayamsari, Kompol Hengky Prasetyo membenarkan adanya gesekan antara bonek dengan warganya. "Tapi sampai saat ini belum ada laporan dari korban terkait kejadian itu (pengeroyokan)," katanya.
Dia menyebutkan memang ada puluhan bonek yang terlibat gesekan dengan warga Semarang. Saat ini pihaknya dibantu TNI masih bersiaga di lokasi untuk antisipasi hal serupa agar tidak kembali terjadi.
Baca juga: Jenderal Berdarah Kopassus Apresiasi Warga Bantu Selamatkan 15 Pekerja yang Hendak Dibunuh KKB Egianus Kogoya
Hengky mengimbau kepada para bonek untuk kembali ke wilayah asalnya dengan tertib. Para bonek itu berada di Semarang, menyusul adanya jadwal pertandingan sepak bola Liga 1 antara PSIS Semarang vs Persebaya Surabaya. Sesuai jadwal, pertandingan itu seharusnya berlangsung pada Rabu (8/2/2023) di Stadion Jatidiri Semarang. Namun, laga itu ditunda karena faktor keamanan.
(eyt)
Lihat Juga :