Polisi Masih Tunggu Hasil Tes DNA Kerangka Manusia yang Ditemukan di Cilincing
Rabu, 08 Februari 2023 - 12:39 WIB
loading...
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan masih menunggu hasil tes DNA kerangka yang ditemukan di Cilincing dari RS Polri. Foto: MPI/Yohannes Tobing
A
A
A
JAKARTA - Penemuan mayat yang telah menjadi kerangka di semak belukar Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara hingga kini belum terungkap. Meski sudah dua minggu berlalu, polisi masih menunggu hasi tes Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) dari Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati .
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, kerangka tersebut dapat dipastikan berjenis kelamin wanita. Hal ini didapat berdasarkan identifikasi dari hasil forensik yang menemukan tulang pinggul wanita di kerangka tersebut. Baca juga: Kerangka Manusia di Cilincing Diduga Orang Hilang Sejak Desember
"Jenis kelamin perempuan. Kemudian usia juga sekitar 30 tahun ke atas, kemudian kematian antara tiga bulan ke atas, kemudian tidak ada kekerasan pada tulang, tidak ada trauma pada tulang, ada tulang warnanya berbeda itu karena proses alami," kata Gidion, Rabu (8/2/2023).
Selain penemuan identifikasi tersebut, polisi juga menemukan adanya kesamaan ciri-ciri fisik kerangka manusia dengan keluarga yang mengaku kehilangan salah satu anggota keluarga itu.
"Kemudian ciri-ciri fisik karena itu juga terlihat dari tulang pinggul, dengan ciri-ciri fisik orang yang mengaku sebagai suaminya itu miriplah. Kurang lebih indikasinya, memang meninggal dalam kondisi tidak ada kekerasan," ucapnya.
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengatakan, kerangka tersebut dapat dipastikan berjenis kelamin wanita. Hal ini didapat berdasarkan identifikasi dari hasil forensik yang menemukan tulang pinggul wanita di kerangka tersebut. Baca juga: Kerangka Manusia di Cilincing Diduga Orang Hilang Sejak Desember
"Jenis kelamin perempuan. Kemudian usia juga sekitar 30 tahun ke atas, kemudian kematian antara tiga bulan ke atas, kemudian tidak ada kekerasan pada tulang, tidak ada trauma pada tulang, ada tulang warnanya berbeda itu karena proses alami," kata Gidion, Rabu (8/2/2023).
Selain penemuan identifikasi tersebut, polisi juga menemukan adanya kesamaan ciri-ciri fisik kerangka manusia dengan keluarga yang mengaku kehilangan salah satu anggota keluarga itu.
"Kemudian ciri-ciri fisik karena itu juga terlihat dari tulang pinggul, dengan ciri-ciri fisik orang yang mengaku sebagai suaminya itu miriplah. Kurang lebih indikasinya, memang meninggal dalam kondisi tidak ada kekerasan," ucapnya.
Lihat Juga :