Massa Aliansi Kota Santri Desak Polisi Tangkap MSA

Rabu, 15 Juli 2020 - 13:53 WIB
loading...
Massa Aliansi Kota Santri...
P uluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani.Foto/SINDONews/Lukman Hakim
A A A
SURABAYA - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani, Rabu (15/7/2020).

Mereka menuntut Polda Jatim menuntaskan kasus dugaan pencabulan santriwati oleh anak kiai di Jombang, MSA. Bahkan, mereka juga menuntut agar tersangka segera ditangkap.

(Baca juga: Terduga Maling Sapi Tewas, Warga Luruk Mapolsek Tongas )

Lantaran masih dalam masa pandemi COVID-19, massa aksi melakukan jaga jarak atau physical distancing. Mereka membentangkan sejumlah poster bertuliskan "Pak polisi kapan Bekhi ditangkap", "Santri itu ngaji bukan dicabuli”.

”Jawa Timur Darurat Ruang Anak”, ”Numpak Sepeda Tuku Lele, Polda Ojo Bertele-tele”, ”Korban Njerit, Pelaku Ndelik, Polisi Mbidek”. Massa Juga meneriakkan yel-yel agar MSA segera ditangkap dan ditahan.

Peserta aksi, Anabila berharap agar polisi lebih tegas dalam menangani kasus pencabulan ini. Karena, kasus ini telah berlangsung dari akhir tahun 2019. Namun hingga saat in belum ada titik terang. “Kalau kasusnya tak kunjung tuntas, kami minta untuk penyidik mempertimbangkan dampak psikologi dari korban,” katanya.

Pihaknya juga mendesak Polda Jatim untuk segera melengkapi berkas perkara sesuai petunjuk jaksa hingga tanggal 20 Juli 2020 dan menyerahkan tersangka kepada kejaksaan.

(Baca juga: Delapan Bulan Kasus Dugaan Pencabulan Anak Kiai Jombang Menggantung, Ini Penyebabnya )

“Kami minta kasus ini ditangani secara profesional, transparan dan akuntabel sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana,” ujar Nabila.

Diketahui, MSA merupakan warga Desa Losari,Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. MSA disebut-sebut sebagai pengurus ponpes di Jombang. Dia dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan anak dibawah umur pada 29 Oktober 2019.

MSA diketahui menjadi tersangka berdasarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) bernomor B/175/XI/RES.124/2019/Satreskrim Polres Jombang tertanggal 12 November 2019. Dalam SPDP tersebut, MSA dijerat Pasal 285 atau Pasal 294 ayat 1 dan 2 ke 2e KUHP.

Informasi yang dihimpun, dugaan pencabulan itu terjadi saat korban melamar menjadi karyawan klinik rumah sehat ponpes. Praktik asusila berlangsung saat proses interview (calon karyawan) dimana terlapor MSA pimpinannya. MSA telah ditetapkan sebagai tersangka.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
Banyak Ungkap Kejahatan,...
Banyak Ungkap Kejahatan, Dua Perwira Reskrim Polda Jatim Raih PWI Jatim Award
Ledakan Terjadi di Masjid...
Ledakan Terjadi di Masjid Jember, Kapolda Jatim: Tidak Ada Korban
2 Pelaku Pengusiran...
2 Pelaku Pengusiran dan Perusakan Rumah Nenek Elina Ditetapkan Jadi Tersangka
Usai Usir dan Rusak...
Usai Usir dan Rusak Rumah Nenek Elina, Samuel Akhirnya Ditangkap Polda Jatim
Memilukan! Ibu dan Anak...
Memilukan! Ibu dan Anak di Nganjuk Tewas Dibunuh dan Dibakar
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Kasus Dana Hibah, Khofifah...
Kasus Dana Hibah, Khofifah Diperiksa KPK di Polda Jatim
Polda Jatim Selidiki...
Polda Jatim Selidiki 7 Perusahaan MinyaKita usai Mentan Temukan Produk Tak Sesuai
Rekomendasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Adu Kuat SUV Pintar:...
Adu Kuat SUV Pintar: Jetour T1 Hybrid Tantang Dominasi Merek Jepang
Berita Terkini
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved