Kontrak Berakhir Kemarin, Pembangunan Jembatan Jatijajar Depok Molor Lagi
Rabu, 01 Februari 2023 - 08:02 WIB
loading...
Pembangunan Jembatan Jatijajar di Kota Depok kembali molor lagi. Foto/SINDOnews/R Ratna Purnama
A
A
A
DEPOK - Pengerjaan Jembatan Jatijajar Depok memasuki batas akhir penyelesaian pada Selasa (31/1). Proyek tersebut seharusnya selesai pada Desember 2020, namun dilakukan perpanjangan hingga 31 Januari 2023. Tapi hingga hari ini pekerjaan tersebut tidak juga usai.
Molornya pekerjaan tersebut disebabkan utilitas yang ada. “Kendala kalau di awal utilitas seperti kabel, grounding, crossing, strechingnya, terus tiang-tiang koordinasi dengan pihak lain,” kata inspektur proyek, Nelson, Rabu (1/2/2023).
Selain itu, kata dia, kendala lain juga disebabkan faktor internal dan eksternal. Dia mengaku untuk kendala non teknis kurang memahami. Dikatakan untuk pengerjaan proyek di kawasan terbuka memang kerap ada kendala.
“Yang non teknis saya kurang paham, namanya projek di daerah masyarakt terbuka begini, ya begitu,” ujarnya. Baca juga: Pemkot Depok Tetap Lanjutkan Pembangunan Jembatan Jatijajar, Ini Alasannya
Pekerjaan tersebut ditargetkan akan diselesaikan pada 14 Februari 2023 sesuai dengan adendum dari Kejaksaan Negeri Depok. Namun jika pada adendum pertama tidak selesai juga maka akan dilakukan rapat lanjutan.
“Kalau sesuai sama meeting sama kejaksaan tanggal 14 dikasih waktu untuk adendum pertama, itu adendum satu kan. Kalaupun ada adendum dua, penambahan lagi nanti dibicarakan lagi dengan kejaksaan itu nggak bisa diputuskan tim PU atau konsultan saja,” akunya.
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, semula pekerjan itu ditargetkan selesai 20 Desember 2022. Karena meleset dan molor, maka dilakukan perpanjangan. Perpanjangan waktu pengerjaan atas hasil diskusi dengan Kejaksaan Negeri Depok.
Molornya pekerjaan tersebut disebabkan utilitas yang ada. “Kendala kalau di awal utilitas seperti kabel, grounding, crossing, strechingnya, terus tiang-tiang koordinasi dengan pihak lain,” kata inspektur proyek, Nelson, Rabu (1/2/2023).
Selain itu, kata dia, kendala lain juga disebabkan faktor internal dan eksternal. Dia mengaku untuk kendala non teknis kurang memahami. Dikatakan untuk pengerjaan proyek di kawasan terbuka memang kerap ada kendala.
“Yang non teknis saya kurang paham, namanya projek di daerah masyarakt terbuka begini, ya begitu,” ujarnya. Baca juga: Pemkot Depok Tetap Lanjutkan Pembangunan Jembatan Jatijajar, Ini Alasannya
Pekerjaan tersebut ditargetkan akan diselesaikan pada 14 Februari 2023 sesuai dengan adendum dari Kejaksaan Negeri Depok. Namun jika pada adendum pertama tidak selesai juga maka akan dilakukan rapat lanjutan.
“Kalau sesuai sama meeting sama kejaksaan tanggal 14 dikasih waktu untuk adendum pertama, itu adendum satu kan. Kalaupun ada adendum dua, penambahan lagi nanti dibicarakan lagi dengan kejaksaan itu nggak bisa diputuskan tim PU atau konsultan saja,” akunya.
Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, semula pekerjan itu ditargetkan selesai 20 Desember 2022. Karena meleset dan molor, maka dilakukan perpanjangan. Perpanjangan waktu pengerjaan atas hasil diskusi dengan Kejaksaan Negeri Depok.
Lihat Juga :