Pendidikan Jadi Faktor Dasar Agar Kasus Pembunuhan Berantai Wowon cs Tidak Terulang
Selasa, 31 Januari 2023 - 19:27 WIB
loading...
Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Tama S Langkun saat menjadi pembicara di Podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (31/1/2023). Foto: MPI/Nur Khabibi
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Persatuan Indonesia ( Perindo ), Tama S Langkun turut prihatin atas korban pembunuhan berantai yang diduga dilakukan Wowon cs. Diketahui, dalam kasus ini setidaknya terdapat 10 korban.
Tama menyebutkan, agar kasus serupa tidak terulang kembali yang perlu menjadi perhatian adalah pendidikan. Menurutnya, kasus ingin kaya dengan melipatgandakan uang sudah beberapa kali terjadi. Baca juga: Istri Dede Lolos 2 Kali dari Upaya Pembunuhan Berantai Wowon Cs
"Perkara Wowon misalnya, bisa-bisanya ada orang yang percaya kalau dia punya uang bisa digandakan," kata Tama dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (31/1/2023).
Menurut dia, motif ingin kaya dengan cara menggandakan uang merupakan hal yang tidak rasional. Meski begitu, kata dia, masih ada masyarakat yang tertipu.
"Artinya apa? Motifnya selain ilmu hitam juga soal kepercayaan masyarakat yang rasionalitasnya belum terbangun dan saya sangat yakin itu sangat erat kaitannya sama pendidikan," terang Tama.
Tama menjelaskan, jika pendidikan masyarakat bagus, hal serupa tidak akan terjadi. Menurutnya, dengan semakin baiknya pendidikan maka rasionalitas akan semakin baik sehingga sulit untuk mempercayai modus penipuan berkedok melipatgandakan uang.
"Jadi kalau pendidikannya bagus saya rasa untuk percaya hal-hal seperti itu juga bisa diminimalisir," ucapnya. Baca juga: Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Bertambah Jadi 10 Orang
Tama menyebutkan, agar kasus serupa tidak terulang kembali yang perlu menjadi perhatian adalah pendidikan. Menurutnya, kasus ingin kaya dengan melipatgandakan uang sudah beberapa kali terjadi. Baca juga: Istri Dede Lolos 2 Kali dari Upaya Pembunuhan Berantai Wowon Cs
"Perkara Wowon misalnya, bisa-bisanya ada orang yang percaya kalau dia punya uang bisa digandakan," kata Tama dalam Podcast Aksi Nyata Perindo, Selasa (31/1/2023).
Menurut dia, motif ingin kaya dengan cara menggandakan uang merupakan hal yang tidak rasional. Meski begitu, kata dia, masih ada masyarakat yang tertipu.
"Artinya apa? Motifnya selain ilmu hitam juga soal kepercayaan masyarakat yang rasionalitasnya belum terbangun dan saya sangat yakin itu sangat erat kaitannya sama pendidikan," terang Tama.
Tama menjelaskan, jika pendidikan masyarakat bagus, hal serupa tidak akan terjadi. Menurutnya, dengan semakin baiknya pendidikan maka rasionalitas akan semakin baik sehingga sulit untuk mempercayai modus penipuan berkedok melipatgandakan uang.
"Jadi kalau pendidikannya bagus saya rasa untuk percaya hal-hal seperti itu juga bisa diminimalisir," ucapnya. Baca juga: Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Bertambah Jadi 10 Orang
(mhd)
Lihat Juga :