Mobil Pikap Bermuatan Air Mineral Terbalik di Kebon Jeruk, Lalu Lintas Macet Parah
Senin, 30 Januari 2023 - 19:07 WIB
loading...
Mobil pikap bermuatan air mineral terbalik di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (30/1/2023) sore. Akibatnya lalu lintas sempat mengalami kemacetan. Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - Mobil pikap bermuatan air mineral terbalik di Jalan Panjang, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (30/1/2023) sore. Akibatnya lalu lintas sempat mengalami kemacetan parah.
Mobil pikap tersebut terbalik di sisi kiri jalan dengan kondisi muatan air mineral berserakan. Kecelakaan tersebut sudah ditangani petugas dan dievakuasi menggunakan mobil derek Sudinhub Jakbar sekitar pukul 17.50 WIB.
Pengemudi pikap, RK Aditya, awalnya tengah memacu mobilnya dengan kecepatan 40 km per jam. Namun nahas, rem mobil tiba-tiba blong.
Baca juga: Mobil Pikap Muatan Wortel Terbalik di Tol Layang MBZ, Lalin Arah Cikampek Macet
"Saya injek remnya enggak kerem, akhirnya saya banting ke kiri, ya kebalik," ujar Aditya.
Mobil pikap bermuatan air mineral terbalik di Jalan Panjang, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (30/1/2023) sore.
Aditya mau tidak mau harus membanting stir untuk menghindari kecelakaan dengan pengendara lain. Ia pun harus rela mengalami luka-luka.
Ia tidak tahu terkait kondisi kendaraannya sehingga mengalami kejadian tersebut. Sebab ia baru beberapa hari kerja menjadi pengemudi pikap itu.
"Kurang tahu (kondisi kendaraannya). Saya juga baru kerja. Belum dicek juga," pungkasnya.
Mobil pikap tersebut terbalik di sisi kiri jalan dengan kondisi muatan air mineral berserakan. Kecelakaan tersebut sudah ditangani petugas dan dievakuasi menggunakan mobil derek Sudinhub Jakbar sekitar pukul 17.50 WIB.
Pengemudi pikap, RK Aditya, awalnya tengah memacu mobilnya dengan kecepatan 40 km per jam. Namun nahas, rem mobil tiba-tiba blong.
Baca juga: Mobil Pikap Muatan Wortel Terbalik di Tol Layang MBZ, Lalin Arah Cikampek Macet
"Saya injek remnya enggak kerem, akhirnya saya banting ke kiri, ya kebalik," ujar Aditya.

Aditya mau tidak mau harus membanting stir untuk menghindari kecelakaan dengan pengendara lain. Ia pun harus rela mengalami luka-luka.
Ia tidak tahu terkait kondisi kendaraannya sehingga mengalami kejadian tersebut. Sebab ia baru beberapa hari kerja menjadi pengemudi pikap itu.
"Kurang tahu (kondisi kendaraannya). Saya juga baru kerja. Belum dicek juga," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :