Dalih Bakal Celaka, Wowon Cs Doktrin 11 TKW Larang Beritahu Keluarga

Minggu, 29 Januari 2023 - 03:22 WIB
loading...
Dalih Bakal Celaka,...
Wowon Cs kerap mendoktrin 11 korban TKW agar tidak memberitahu keluarga agar tidak celaka. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Para tersangka serial killer Cianjur - Bekasi Wowon Cs melakukan doktrin terhadap para tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban penipuannya. Doktrin tersebut berupa larangan para korbannya memberitahukan sanak keluarga saat pulang ke tanah air.

”Kan korbannya begitu sampai ke Indonesia enggak boleh hubungin keluarga dulu harus temuin mereka dulu, semua (korban penipuan),” kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga, Sabtu (28/1/2023).

”Jadi (korban) berhubungan dengan Wowon itu enggak boleh ada yang tahu. Harus diam saja, soalnya kalau ada yang tahu nanti celaka mendoktrinnya seperti itu,” tambahnya. Baca juga: Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs Bertambah Jadi 10 Orang

Doktrin tersangka terbilang berhasil untuk memperdaya para korban penipuan penggandaan uang tersebut. Bahkan, sesampainya di tanah air korban penipuan itu harus mengikuti arahan Wowon Cs untuk singgah pada sebuah kontrakan yang telah disiapkannya.

Bahkan, kontrakan yang disediakan Wowon Cs dijadikan tempat mengeksekusi TKW korban penipuannya saat tiba ke tanah air.Seperti pembunuhan Wowon Cs terhadap Farida saat dieksekusi di kontrakan kawasan Kampung Babakan Curug, Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga: Begini Penampakan Rumah Kontrakan Korban Diracun Wowon cs di Bantargebang Bekasi

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap motif penipuan yang digunakan tersangka kasus pembunuhan berantai Cianjur - Bekasi dengan tiga tersangka Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan Dede Solehudin.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan para pelaku melakukan tindak penipuan dengan memperdaya para tenaga kerja wanita (TKW) tersebut dengan modus Multi Level Marketing (MLM).



”Sistemnya seperti MLM, mereka ada downline, dari Siti misal mengajak temannnya lagi untuk menggadakan uangnya,”kata Hengki. Para tersangka diduga memiliki aliran dana senilai Rp1 miliar dari hasil aksi penipuannya tersebut.

Menurutnya dana tersebut didapat para tersangka dari belasan tenaga kerja wanita (TKW) yang menjadi korban penipuannya. ”Ternyata hasil pemeriksaan kami, sementara ada 11 orang TKW yang menjadi korban penipuan,” tegasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Ratu Sofya Sambangi...
Ratu Sofya Sambangi Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Rekomendasi
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved