Lewat Program CSR, INSIGHT Bangun Kembali Jembatan Penghubung di Lerang Gunung Bromo
Rabu, 25 Januari 2023 - 13:11 WIB
loading...
Lewat CSR, INSIGHT bangun kembali jembatan beton/permanen sebagai penghubung utama di wilayah lereng Gunung Bromo di Dusun Krajan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.(Ist)
A
A
A
MALANG - Membawa semangat tahun baru 2023, PT. Insight Investments Management (INSIGHT) dengan tagline korporasi yaitu 'Transforming Investment into Social Impact' kembali mengusung kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR).
CSR tersebut berupa pembangunan kembali (renovasi) jembatan beton/permanen sebagai penghubung utama di wilayah lereng Gunung Bromo di Dusun Krajan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Direktur Utama PT INSIGHT Ekiawan Heri Primaryanto menjelaskan bahwa INSIGHT menyisihkan sebagian dari pendapatannya atas jasa pengelolaan produk reksa dana (MI Fee) untuk dialokasikan dalam beragam kegiatan CSR, salah satunya untuk pembangunan kembali Jembatan ini.
Sebelum terlaksananya proyek ini, jembatan tersebut masih berupa jembatan semi permanen yang terbuat dari kayu dan bambu dan setiap tahunnya harus diperbaiki secara gotong royong oleh para petani setempat karena rusak akibat keropos dan banjir.
Aktivitas petani mengangkut hasil perkebunan berupa kopi, sayur-sayuran, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya menjadi lumpuh. Bagi para petani, jembatan ini sangat penting karena menjadi denyut nadi bagi kehidupan mereka bertani, distribusi hasil panen, bahkan menjadi jalan utama penghubung warga antar desa antara Desa Taji dengan Desa Pandangsari Lor.
CSR tersebut berupa pembangunan kembali (renovasi) jembatan beton/permanen sebagai penghubung utama di wilayah lereng Gunung Bromo di Dusun Krajan, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Direktur Utama PT INSIGHT Ekiawan Heri Primaryanto menjelaskan bahwa INSIGHT menyisihkan sebagian dari pendapatannya atas jasa pengelolaan produk reksa dana (MI Fee) untuk dialokasikan dalam beragam kegiatan CSR, salah satunya untuk pembangunan kembali Jembatan ini.
Sebelum terlaksananya proyek ini, jembatan tersebut masih berupa jembatan semi permanen yang terbuat dari kayu dan bambu dan setiap tahunnya harus diperbaiki secara gotong royong oleh para petani setempat karena rusak akibat keropos dan banjir.
Aktivitas petani mengangkut hasil perkebunan berupa kopi, sayur-sayuran, buah-buahan, dan hasil bumi lainnya menjadi lumpuh. Bagi para petani, jembatan ini sangat penting karena menjadi denyut nadi bagi kehidupan mereka bertani, distribusi hasil panen, bahkan menjadi jalan utama penghubung warga antar desa antara Desa Taji dengan Desa Pandangsari Lor.
Lihat Juga :