Kelabui Polisi, Alasan Dede Tersangka Pembunuhan Berantai di Bekasi Minum Racun

Selasa, 24 Januari 2023 - 11:29 WIB
loading...
Kelabui Polisi, Alasan...
Penampakan tampang tiga pelaku pembunuh berantai di Bekasi, Cianjur, dan Garut. Tersangka Wowon (kiri), Solihin (tengah), dan Dede Solehudin (kanan). Foto: Dok Polda Metro Jaya
A A A
BEKASI - Tersangka M Dede Solehudin alias Dede (34) salah satu dari tiga tersangka serial killer ikut menenggak kopi beracun di Bantargebang, Kota Bekasi untuk menghilangkan jejak.Hal itu dilakukan untuk mengelabui polisi.

Dede sengaja ikut meminum kopi yang sudah tercampur dengan racun tikus dan pestisida itu dengan maksud untuk menghilangkan jejak agar polisi mengira bahwa dirinya tidak ikut meracuni para korban.

”Kalau alasannya untuk menghilangkan jejak, seakan-akan dia itu untuk menghilangkan jejak lah supaya enggak ketahuan bahwa dia ikut meracun,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga, Selasa (24/1/2023).

Panji mengungkapkan bahwa sebenarnya Dede sudah tahu bahwa kopi yang diminumnya itu sudah dicampur racun oleh kedua rekannya. Untuk itu dia sengaja meminumnya sedikit agar tidak terlalu membahayakan nyawanya.

”Dia minum racun cuma sedikit makannya dia hidup,” jelas Panji. Baca juga: 3 Tersangka Pembunuhan Berantai Bekasi-Cianjur Ditahan Terpisah

Selain itu, Panji juga bilang bahwa apa yang dilakukan Dede ini merupakan upaya untuk mengaburkan pandangan polisi bahwa kasus ini merupakan kasus keracunan, bukan pembunuhan.“Iya (untuk hilangkan jejak biar seperti keracunan, bukan pembunuhan),” katanya.

Sebelumnya, Dede ikut menjadi mengalami keracunan karena menenggak kopi beracun bersama para korban lain sebuah rumah kontrakan di Ciketing, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi, Kamis (12/1/2023).

Baca juga: Penampakan 3 Tersangka Pembunuhan Berantai, Kurus dan Kulit Keriput

Warga mendengar rintihan minta tolong dari dalam rumah tersebut kemudian masuk ke dalam rumah untuk memeriksanya. Warga lantas dikejutkan dengan pemandangan dari lima orang penghuni rumah yang terbaring mulutnya mengeluarkan busa.



Dalam peristiwa tersebut, tiga orang dinyatakan tewas yaitu Ai Maemunah beserta kedua anaknya M Ridwan Abdul Muiz (18) dan M Ruswandi (15). Dua korban lainnya, Dede dan Neng Ayu Sulistyowati (5) selamat dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Dengarkan Keterangan...
Dengarkan Keterangan Ahli Polda Metro Jaya, Roy Suryo Optimistis Praperadilannya Dikabulkan
Polda Metro Bakal Limpahkan...
Polda Metro Bakal Limpahkan Kurnia Tri Royani, Rustam Effendi, dan Rizal Fadillah ke Kejati DKI
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Viral...
Cristiano Ronaldo Viral Ucap Bismillah, Bolehkah Hanya Bismillah atau Bismillahirrahmanirrahim? Ini Penjelasan Ulama
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
Geger Robot Humanoid...
Geger Robot Humanoid Siap Gantikan Buruh Pabrik, Biaya Kerjanya Cuma Rp35 Ribu per Jam!
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi...
Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1,4 Km, PVMBG: Waspada Awan Panas dan Guguran Lava
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved