Sejarah Pembantaian Puluhan Tentara Jepang, Kisah di Balik Monumen Kali Bekasi
Sabtu, 21 Januari 2023 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Setelah pertempuran, massa berhasil menguasai kereta api serta merampas barang seperti pucuk senjata, dan memasukkan 90 tentara Jepang ke sel yang berada di belakang Gedung Stasiun Bekasi. Kemudian, 90 tentara Jepang itu digiring ke tepian Kali Bekasi tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan Komandan TKR Sambas.
Akhirnya, 90 tentara Jepang itu tewas dan dibuang ke Kali Bekasi. Saat itu, Kali Bekasi sampai berwarna merah karena darah para tentara Jepang. Baca juga: Sejarah Jembatan Bekasi, Saksi Bisu Pembantaian Tentara Jepang di Kali Bekasi
Atas kejadian tersebut, Laksamana Muda Maeda protes kepada pemerintah Indonesia. Laksamana Maeda memberi catatan kejadian tersebut menjadi yang terakhir serta pemerintah Indonesia harus dapat mengantisipasi kejadian serupa secara serius.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut, Presiden Soekarno berkunjung ke Bekasi pada 25 Oktober 1945. Soekarno meminta warga Bekasi untuk menaaati perintah yang datang dari pemerintah Indonesia serta melarang para pejuang melakukan upaya pencegatan kereta. Untuk mengenang insiden berdarah tersebut, dibangun Monumen Kali Bekasi yang terletak di tepian Kali Bekasi, di Jalan Ir H Juanda, Bekasi.
Akhirnya, 90 tentara Jepang itu tewas dan dibuang ke Kali Bekasi. Saat itu, Kali Bekasi sampai berwarna merah karena darah para tentara Jepang. Baca juga: Sejarah Jembatan Bekasi, Saksi Bisu Pembantaian Tentara Jepang di Kali Bekasi
Atas kejadian tersebut, Laksamana Muda Maeda protes kepada pemerintah Indonesia. Laksamana Maeda memberi catatan kejadian tersebut menjadi yang terakhir serta pemerintah Indonesia harus dapat mengantisipasi kejadian serupa secara serius.
Sebagai bentuk tanggung jawab atas kejadian tersebut, Presiden Soekarno berkunjung ke Bekasi pada 25 Oktober 1945. Soekarno meminta warga Bekasi untuk menaaati perintah yang datang dari pemerintah Indonesia serta melarang para pejuang melakukan upaya pencegatan kereta. Untuk mengenang insiden berdarah tersebut, dibangun Monumen Kali Bekasi yang terletak di tepian Kali Bekasi, di Jalan Ir H Juanda, Bekasi.
(mhd)
Lihat Juga :