Warga Miskin Berkurang 17.360 orang, Ridwan Kamil Ungkap Strategi Tekan Kemiskinan

Kamis, 19 Januari 2023 - 16:29 WIB
loading...
Warga Miskin Berkurang...
BPS Provinsi Jabar menyatakan, warga miskin 2022 di Jabar berkurang 17.360 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Foto/Ilustrasi/Dok.MPI
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membocorkan strateginya untuk menekan jumlah warga miskin di Provinsi Jabar.

Melalui akun Instagram pribadinya @ridwankamil, orang nomor satu di Jabar itu menyebut beberapa strategi terukur yang dilakukan dan berhasil mengurangi jumlah warga miskin di Jabar pada 2022.

Baca juga: Kesenjangan si Kaya dan si Miskin Perkotaan di Jabar Melebar

Strategi pertama, bagi warga dalam kategori level miskin ekstrem diberi daya hidup dengan bantuan keuangan atau bantuan sosial (bansos).

Kedua, bagi warga level miskin tengah, pihaknya agresif membukakan lapangan kerja melalui investasi dan penguatan usaha mikro, kecil dan menengan (UMKM).

Hal itu terlihat dari nilai realisasi investasi Jabar selalu tertinggi dalam lima tahun berturut-turut.

Terakhir, kata Kang Emil, bagi warga miskin atas, mereka dilatih wirausaha dan diberi modal usaha.

Baca juga: Menkeu Sebut 60% Warga Miskin Sudah Dapat Bansos

Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jabar, Fani Cahyandito mengatakan, kondisi penurunan kemiskinan di Jabar lebih baik jika dibandingkan dengan data secara nasional.

Secara nasional, angka kemiskinan justru mengalami kenaikan antara Maret-September 2022, yakni sebesar 0,03 persen poin. Menurut Fani, penurunan kemiskinan di Jabar perlu mendapatkan apresiasi di tengah naiknya angka kemiskinan nasional.

"Artinya program-progran di Jabar berjalan efektif, kena sasaran betul," tegas Fani dalam keterangan resminya, Kamis (19/1/2023).

Beberapa program yang dinilai berhasil dan berdampak pada pengurangan angka kemiskinan di Jabar melalui pemberayaan ekonomi masyarakat, di antaranya program OPOP (One Pesantren One Product), OVOP (One Viilage One Company), Petani Milenial hingga penyaluran Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera).

Kemudian, program pengurangan beban biaya hidup masyarakat juga bisa dilaksanakan tepat waktu dan sasaran, seperti sekolah gratis, bantuan biaya kesehatan hingga bantuan sosial.

"Sejak sosialisasi hingga pendampingan program dari Pemprov Jabar dengan mitra bisa berjalan dengan sangat baik," paparnya.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi dan UKM Jabar, Program OPOP sejak 2019 hinggga akhir 2022 telah berhasil diikuti sebanyak 2.844 peserta di 27 Kabupaten dan Kota di Jabar.

Tahun ini, Pemprov Jabar kembali menyeleksi peserta OPOP dengan target peserta sebanyak 2.156. Jumlahnya meningkat tajam dibandingkan tahun 2022 yang hanya menyeleksi kurang dari 300 peserta.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi Jabar, jumlah warga miskin di Jabar turun hingga 17.360 orang. BPS Jabar menyebutkan, perubahan jumlah warga miskin Jabar yang turun itu terjadi pada periode Maret-September 2022.

Jumlah penduduk miskin pada September 2022 sebesar 4,05 juta orang atau menurun sebanyak 17.360 orang dari posisi Maret 2022. Persentase penduduk miskin pada September 2022 sebesar 7,98 persen.

Namun demikian, jika dibandingkan dengan posisi September 2021 ( year on year), jumlah penduduk miskin September 2022 mengalami kenaikan 0,01 persen poin.

Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2021 sebesar 7,48 persen atau naik menjadi 7,52 persen pada September 2022. Sementara persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2021 sebesar 9,76 persen atau turun menjadi 9,75 persen pada September 2022.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved