Warga Cegeran Desak Pemdes Tamanmartani Segera Berhentikan Dukuh Selingkuh

Senin, 13 Juli 2020 - 17:59 WIB
Warga Cegeran melakukan aksi mendesak pemdes Tamanmartani, Kalasan segera berhentikan Dukuh selingkuh di kantor desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Senin (13/7/2020). Foto koran sindo/Pryo Setyawa
SLEMAN - Puluhan warga dusun Cegeran, Tamanmartani, Kalasan, Sleman melakukan aksi di mendesak pemerintah desa (Pemdes) Tamanmartani segera memberhentikan DP, 54 Dukuh Cegeran, di halaman balai desa Tamanmartani, Senin (13/7/2020).

Desakan ini, karena DP tertangkap basah selingkuh dengan Ar, 40 istri warganya sendiri, di rumah Ar, Selasa (7/7/2020) dini hari. Saat itu wrga meminta DP mundur dari jabatannya dan tidak mengulangi perbuatannya. Oleh DP permintaan warga itu disanggupi termasuk sudah membuat surat pengajuan pengunduruan diri ke Pemdes Tamanmartani, Kamis (9/7/2020). Warga meminta agar D segera dinonaktifkan.



Warga Cegeran, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Tri Wibowo mengatakan meski DP sudah membuat surat pengunduran diri, namun hingga sekarang belumada kepastian da kejelasan dari Pemdes Tamanratani terhadap Dukuh yang sudah berbuat tidak senonoh terhadap warganya sendiri. (Baca: Fisik Tak Sempurna, Sugeng Priyono Tetap Semangat Berkarya )

Bahkan masih berangkat ke kantor balai desaTamanmartani. "Karena belum ada kejelasan, makanya kami berinisiatif menanyakan hal itu. Karena apa yang sudah dilakukan dukuh sudah melanggar norma dan tidak pantas," tandas Tri Wibowo di sela-sela aksi .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!