Masa Transisi Pandemi ke Endemi, Dinkes DKI Tetap Optimalkan 3T dan Vaksinasi
Rabu, 11 Januari 2023 - 08:26 WIB
Dinkes DKI Jakarta akan terus mengoptimalkan testing, tracing, dan treatment (3T), serta vaksinasi dalam masa transisi pandemi Covid-19 ke endemi. Foto: Ilustrasi/SINDONEWS
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta akan terus mengoptimalkan testing, tracing, dan treatment (3T), serta vaksinasi dalam masa transisi pandemi Covid-19 ke endemi . Pemerintah juga tetap melakukan pengobatan yang optimal.
"Justru saat fase transisi surveilans harus makin kencang sebagai mata-mata yang valid dan berkualitas untuk arah kebijakan berbasis data kedepannya. Jadi 3T dan vaksinasi harus terus kencang dilakukan," ujar Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, NgabilaSalama, Rabu (11/1/2023).
Baca juga: PPKM Dicabut, Mendagri Instruksikan Pencegahan Covid-19 Menuju Endemi
Ngabilamemastikan testing dan tracing pcr/antigen gratis di puskesmas untuk semua terduga Covid-19 mayoritas, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, anosmia. Termasuk pada anak yang mengeluhkan diare, mual, muntah, dan nyeri perut.
"Tracing pada kontak erat kasus positif. Treatment, masyarakat dapat lapor diri ke puskesmas setempat untuk diberikan paket obat isolasi dan antivirus sesuai persediaan antivirus yang ada di Puskesmas," tandasnya.
Baca juga: Menkes: Vaksinasi Kunci Indonesia Berhasil Turunkan Kasus Covid-19
"Justru saat fase transisi surveilans harus makin kencang sebagai mata-mata yang valid dan berkualitas untuk arah kebijakan berbasis data kedepannya. Jadi 3T dan vaksinasi harus terus kencang dilakukan," ujar Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, NgabilaSalama, Rabu (11/1/2023).
Baca juga: PPKM Dicabut, Mendagri Instruksikan Pencegahan Covid-19 Menuju Endemi
Ngabilamemastikan testing dan tracing pcr/antigen gratis di puskesmas untuk semua terduga Covid-19 mayoritas, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, anosmia. Termasuk pada anak yang mengeluhkan diare, mual, muntah, dan nyeri perut.
"Tracing pada kontak erat kasus positif. Treatment, masyarakat dapat lapor diri ke puskesmas setempat untuk diberikan paket obat isolasi dan antivirus sesuai persediaan antivirus yang ada di Puskesmas," tandasnya.
Baca juga: Menkes: Vaksinasi Kunci Indonesia Berhasil Turunkan Kasus Covid-19
Lihat Juga :