Jebolan ITB Jadi Manager Milenial Influencer di Luar Negeri
Sabtu, 11 Juli 2020 - 22:51 WIB
Pemilik akun Instagram @jehianps ini menjelaskan, dirinya lebih berkonsentrasi untuk menghandle para influencer yang tinggal di luar negeri, akan tetapi mereka membuat konten untuk orang di Indonesia. "Talent saya ada yang di Korea, Jepang, AS, Rusia. Mereka bikin konten untuk orang Indonesia," sebut Jehian.
Kakak kandung dari Jerome Polin ini mengatakan, menjadi manajer bagi banyak influencer dan content creator dari berbagai negara seperti ini merupakan tantangan tersendiri baginya. Mulai dari perbedaan zona waktu, peraturan, hingga kultur perusahaan-perusahaan multinational yang menjadi kliennya.
"Contohnya, banyak perusahaan Jepang yang masih tidak terbiasa dengan digital marketing menggunakan Youtuber, mereka terbiasa menggunakan iklan TV. Jadi perlu ekstra hati-hati dalam negosiasi dan eksekusi kerja sama," ucap pria 24 tahun tersebut.
Namun uniknya lagi, di saat kata 'manajer influencer' erat dengan sosok yang sibuk/fokus dengan urusan bisnis talent-nya saja, Jehian justru dikenal di kalangan followers/subscribers para talentnya. Hal ini terlihat lewat jumlah followers pada sosial media yang dimiliki Jehian seperti Instagram yang mencapai 108.000 followers, dan Twitter di angka 130.000. Jumlah tersebut tentu tergolong tidak sedikit.
"Menurut saya seorang manajer harus approachable. Oleh karena itu, saya sering berinteraksi dengan fans, dan menjadikan sosial media saya sebagai portal informasi seputar talent saya. Misalnya jadwal kegiatan, update konten, dan sebagainya," pungkas dia.
Kakak kandung dari Jerome Polin ini mengatakan, menjadi manajer bagi banyak influencer dan content creator dari berbagai negara seperti ini merupakan tantangan tersendiri baginya. Mulai dari perbedaan zona waktu, peraturan, hingga kultur perusahaan-perusahaan multinational yang menjadi kliennya.
"Contohnya, banyak perusahaan Jepang yang masih tidak terbiasa dengan digital marketing menggunakan Youtuber, mereka terbiasa menggunakan iklan TV. Jadi perlu ekstra hati-hati dalam negosiasi dan eksekusi kerja sama," ucap pria 24 tahun tersebut.
Namun uniknya lagi, di saat kata 'manajer influencer' erat dengan sosok yang sibuk/fokus dengan urusan bisnis talent-nya saja, Jehian justru dikenal di kalangan followers/subscribers para talentnya. Hal ini terlihat lewat jumlah followers pada sosial media yang dimiliki Jehian seperti Instagram yang mencapai 108.000 followers, dan Twitter di angka 130.000. Jumlah tersebut tentu tergolong tidak sedikit.
"Menurut saya seorang manajer harus approachable. Oleh karena itu, saya sering berinteraksi dengan fans, dan menjadikan sosial media saya sebagai portal informasi seputar talent saya. Misalnya jadwal kegiatan, update konten, dan sebagainya," pungkas dia.
(nth)
Lihat Juga :