1.595 Warga DKI Manfaatkan Layanan Jiwa dan Psikososial Covid-19
Selasa, 28 April 2020 - 08:41 WIB
"Kami juga berikan pembekalan petugas 112 tentang komunikasi untuk layanan psikososial. Tujuannya, kalau ada yang bertanya ke 112 bisa memberikan jawaban yang lebih sederhana dulu sebelum dirujuk ke psikolog," ungkapnya.
Dinkes bekerjasama dengan organisasi profesi untuk mendukung layanan ini seperti, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI), Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), dan Ikatan Psikolog Klinis (IPK).
Agar layanan ini berjalan baik juga dibentuk tim yang menyusun sistem pencatatan dan pelaporan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial seperti data berbasis nama, NIK, dan alamat. Data tersebut selanjutnya dilaporkan ke Dinkes setiap hari Senin dan Kamis.
"Ada sistem yang dibuat untuk mengetahui data maupun proses pendampingan sehingga bisa dipetakan sebagian besar itu penyebab trauma atau masalah kesehatan jiwanya," ucapnya. (Baca juga: Dua Pekan PSBB, Tren Covid-19 di Wilayah Bogor dan Depok Turun)
Dinkes bekerjasama dengan organisasi profesi untuk mendukung layanan ini seperti, Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI), Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), dan Ikatan Psikolog Klinis (IPK).
Agar layanan ini berjalan baik juga dibentuk tim yang menyusun sistem pencatatan dan pelaporan dukungan kesehatan jiwa dan psikososial seperti data berbasis nama, NIK, dan alamat. Data tersebut selanjutnya dilaporkan ke Dinkes setiap hari Senin dan Kamis.
"Ada sistem yang dibuat untuk mengetahui data maupun proses pendampingan sehingga bisa dipetakan sebagian besar itu penyebab trauma atau masalah kesehatan jiwanya," ucapnya. (Baca juga: Dua Pekan PSBB, Tren Covid-19 di Wilayah Bogor dan Depok Turun)
(jon)
Lihat Juga :