Ganjar-MUI Kolaborasi Wujudkan Generasi Muda Anti Narkoba
Rabu, 30 November 2022 - 09:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo , membuka rapat koordinasi nasional gerakan anti narkoba yang diadakan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Rapat ini sekaligus meneguhkan peran Gerakan Nasional Anti Narkoba atau Ganas Annar dalam memerangi narkoba.
Rapat yang dihadiri perwakilan Ganas Annar dari seluruh Indonesia itu diselenggarakan di Hotel Metro Park View, Kota Semarang pada Selasa (29/11) sore.
"Ganas Annar ini dibentuk menjadi bagian dari partisipasi ulama, anak-anak muda mereka berkomitmen untik melawan narkoba dan hari ini mereka sedang rapat kerja se-Indonesia," kata Ganjar usai membuka rapat.
Baca juga: Detik-detik Satu Keluarga Tewas Diracun di Magelang, Pelaku Anak Kedua Korban
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mencatat, dalam kurun waktu tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2022 berhasil mengungkap 55.392 kasus tindak pidana narkoba dan 71.994 orang tersangka dengan barang bukti narkoba berupa 42,71 ton sabu, 71,33 ton ganja, 1.630.102 butir ekstasi dan 186,4 kilogram kokain.
Kemudian, jumlah pengguna narkoba hingga Juni 2022 diketahui sebesar 0,8 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 3,5 juta orang. Saat ini diperkirakan ada sekira 3,6 juta penduduk Indonesia terpapar narkoba.
Rapat yang dihadiri perwakilan Ganas Annar dari seluruh Indonesia itu diselenggarakan di Hotel Metro Park View, Kota Semarang pada Selasa (29/11) sore.
"Ganas Annar ini dibentuk menjadi bagian dari partisipasi ulama, anak-anak muda mereka berkomitmen untik melawan narkoba dan hari ini mereka sedang rapat kerja se-Indonesia," kata Ganjar usai membuka rapat.
Baca juga: Detik-detik Satu Keluarga Tewas Diracun di Magelang, Pelaku Anak Kedua Korban
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mencatat, dalam kurun waktu tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2022 berhasil mengungkap 55.392 kasus tindak pidana narkoba dan 71.994 orang tersangka dengan barang bukti narkoba berupa 42,71 ton sabu, 71,33 ton ganja, 1.630.102 butir ekstasi dan 186,4 kilogram kokain.
Kemudian, jumlah pengguna narkoba hingga Juni 2022 diketahui sebesar 0,8 persen dari total jumlah penduduk Indonesia atau sekitar 3,5 juta orang. Saat ini diperkirakan ada sekira 3,6 juta penduduk Indonesia terpapar narkoba.
Lihat Juga :