Pariwisata Ancol Belum Hasilkan PAD untuk Jakarta

Kamis, 09 Juli 2020 - 03:01 WIB
Komisi B DPRD DKI Jakarta gelar rapat bersama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dengan agenda evaluasi kinerja tahun 2019 dan Rencana kerja tahun 2020, sekaligus membahas reklamasi, Rabu (8/7/2020). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta gelar rapat bersama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk dengan agenda evaluasi kinerja tahun 2019 dan Rencana kerja tahun 2020, sekaligus membahas reklamasi, Rabu (8/7/2020). PT Pembangunan Jaya Ancol dinilai belum mampu menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Pandapotan Sinaga mengatakan, dalam perencanaan pengembangan kawasan Ancol pada 20201-2023 ada rencana perluasan kawasan Ancol dalam rencana kegiatan (roadmap) sebesar Rp4,5 triliun guna mendukung pembangunan infrastruktur kepariwisataan yang kini hanya tersisa 1 dari 5 kawasan. Menurut dia, kajian tersebut setidaknya perlu ditelaah kembali.



"Karena ini jelas dari program 2021 sampai 2023, Rp4,5 triliun berarti kan sudah ada anggaran sumber dananya," katanya seusai rapat evaluasi Komisi B bersama PT. Pembangunan Jaya Ancol di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (8/7/2020). (Baca juga; Anggota DPRD DKI Ini Nilai Kepgub Perluasan Kawasan Dufan dan Ancol Cacat Hukum )

Pandapotan menjelaskan, dengan fasilitas yang ada saat ini, pihaknya belum melihat perkembangan pariwisata Ancol. Bahkan Komisi B tidak melihat ada PAD yang besar dari pariwisata Ancol. Komisi B pun mengusulkan agar PT. Pembangunan Jaya Ancol untuk memprioritaskan program-program yang berorientasi terhadap potensi PAD.

Komisi B, lanjut Pandapotan mempertanyakan sejauh mana keseriusan PT Pembangunan Jaya Ancol membangun hasil perluasan reklamasi untuk pariwisata. (Lihat Foto; Gentar Gelar Aksi Tolak Reklamasi Kawasan Pantai Ancol )

"Karena Ancol itu harus kita dorong menjadi salah satu wahana pariwisata di Asia.Dengan fasilitas yang ada ini kan tinggal pengembangan, cuma selama ini kita (Komisi B) belum melihat perkembangan nya biasa-biasa aja, makanya itu yang kita pertanyakan sejauh mana kekuatan dari kemampuan manajemen Ancol untuk mengembangkan itu kedepan," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!