4 Kerajaan Nusantara Terluas, Nomor 2 dari Semenanjung Malaya hingga Papua
Rabu, 16 November 2022 - 16:11 WIB
Dikutip dari Jurnal bertajuk "Sriwijaya Kerajaan Maritim Terbesar Pertama di Indonesia", Kerajaan Sriwijaya berdiri pada abad ke 19, perluasan wilayah yang dilakukan oleh kerajaan ini ialah untuk mensejahterakan masyarakatnya.
Puncak Kerajaan Sriwijaya terjadi pada masa pemerintahan Raja Balaputradewa. Daerah-daerah kekuasaannya melingkupi Sumatera, pulau-pulau sekitar Jawa bagian barat, sebagian Jawa bagian tengah, sebagian Kalimantan, hingga Semenanjung Melayu.
Selain memiliki wilayah kekuasaan yang luas, Sriwijaya juga menguasai jalur perdagangan utama Selat Malaka hingga Kamboja dan wilayah perairan Nusantara. Sayangnya, serangan dari Dynasti Chola dari India ke Selat Malaka menghancurkan kerajaan ini.
4. Kerajaan Samudera Pasai
Kerajaan bercorak Islam pertama di Indonesia ini berpusat di Aceh. Di bawah kepemimpinan raja pertama yakni Malik al-Saleh, Samudera Pasai berada pada puncak kejayaan.
Wilayah kekuasaannya berhasil mencapai Minangkabau, Malaka, Jawa, dan Patani di Thailand. Samudra Pasai juga berhasil menguasai wilayah perdagangan, terutama pedagang-pedagang yang berasal dari Gujarat, Arab, dan China.
Namun keberadaan Bandar Malaka di Semenanjung Melayu menggeser posisi Samudera Pasai sebagai primadona pasar luar negeri pada masa itu. Akibatnya, Kerajaan Samudera Pasai mengalami kemunduran.
Puncak Kerajaan Sriwijaya terjadi pada masa pemerintahan Raja Balaputradewa. Daerah-daerah kekuasaannya melingkupi Sumatera, pulau-pulau sekitar Jawa bagian barat, sebagian Jawa bagian tengah, sebagian Kalimantan, hingga Semenanjung Melayu.
Selain memiliki wilayah kekuasaan yang luas, Sriwijaya juga menguasai jalur perdagangan utama Selat Malaka hingga Kamboja dan wilayah perairan Nusantara. Sayangnya, serangan dari Dynasti Chola dari India ke Selat Malaka menghancurkan kerajaan ini.
4. Kerajaan Samudera Pasai
Kerajaan bercorak Islam pertama di Indonesia ini berpusat di Aceh. Di bawah kepemimpinan raja pertama yakni Malik al-Saleh, Samudera Pasai berada pada puncak kejayaan.
Wilayah kekuasaannya berhasil mencapai Minangkabau, Malaka, Jawa, dan Patani di Thailand. Samudra Pasai juga berhasil menguasai wilayah perdagangan, terutama pedagang-pedagang yang berasal dari Gujarat, Arab, dan China.
Namun keberadaan Bandar Malaka di Semenanjung Melayu menggeser posisi Samudera Pasai sebagai primadona pasar luar negeri pada masa itu. Akibatnya, Kerajaan Samudera Pasai mengalami kemunduran.
(bim)
Lihat Juga :