TNI Siap Kelola 165.000 Hektare Lahan Perbatasan untuk Antisipasi Krisis Pangan
Selasa, 07 Juli 2020 - 23:01 WIB
Dankodiklat TNI Mayjen Kasim Genawi menyiapkan terobosan pengelolaan tanaman dalam polybag. Okezone/Hambali
TANGERANG SELATAN - Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Kodiklat) TNI, saat ini tengah memelopori gagasan untuk menanami seluruh lahan perbatasan dengan padi dalam polybag. Wilayah yang menjadi target awal penanaman itu berada di perbatasan Kalimantan-Malaysia, dengan luas lahan 165 hektare.
Prosesnya saat ini masih menunggu koordinasi dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Langkah ini untuk mengantisipasi krisis pangan akibat pandemi COVID-19.(Baca juga; Petani dan Penyuluh Purworejo Percepat Tanam dengan Cara Sebar Petuk )
"Lebih jauh lagi ke depan, setelah kami mengupload pengolahan lahan ini sampai tanaman sudah mulai tumbuh, kurang lebih 1 bulan ini, mendapat respon Kemenhan untuk bekerjasama membuat suatu kajian tentang pengolahan lahan di perbatasan," terang Komandan Kodiklat TNI, Mayor Jenderal Kasim Genawi, kepada Okezone di Markas Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (7/7/2020).
Kemenhan tertarik dengan upaya yang mulai diterapkan di markas Kodiklat TNI, Tangsel. Di sana, sekitaa 2 hektare lahan yang ada diberdayakan sedemikian rupa guna menjadi lahan pertanian dengan cara ditanami dalam polybag.
"Kita sudah mempraktikkan di sini, sudah ada hasilnya. Jadi untuk sementara hasilnya untuk konsumsi internal kita. Artinya kita memelopori agar skala ini bisa diperluas," imbuhnya.(Baca juga; Panen Padi di Karawang, Mentan Syahrul Pastikan Pangan Aman )
Jenderal bintang 2 ini juga mengatakan, bahwa area perbatasan yang bakal dikelola itu sudah dipetakan. Jika disetujui oleh Kemenhan dan Kementerian terkait, maka TNI bisa segera melakukan penanaman berbagai jenis tanaman di dalam polybag.
Prosesnya saat ini masih menunggu koordinasi dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Langkah ini untuk mengantisipasi krisis pangan akibat pandemi COVID-19.(Baca juga; Petani dan Penyuluh Purworejo Percepat Tanam dengan Cara Sebar Petuk )
"Lebih jauh lagi ke depan, setelah kami mengupload pengolahan lahan ini sampai tanaman sudah mulai tumbuh, kurang lebih 1 bulan ini, mendapat respon Kemenhan untuk bekerjasama membuat suatu kajian tentang pengolahan lahan di perbatasan," terang Komandan Kodiklat TNI, Mayor Jenderal Kasim Genawi, kepada Okezone di Markas Kodiklat TNI, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (7/7/2020).
Kemenhan tertarik dengan upaya yang mulai diterapkan di markas Kodiklat TNI, Tangsel. Di sana, sekitaa 2 hektare lahan yang ada diberdayakan sedemikian rupa guna menjadi lahan pertanian dengan cara ditanami dalam polybag.
"Kita sudah mempraktikkan di sini, sudah ada hasilnya. Jadi untuk sementara hasilnya untuk konsumsi internal kita. Artinya kita memelopori agar skala ini bisa diperluas," imbuhnya.(Baca juga; Panen Padi di Karawang, Mentan Syahrul Pastikan Pangan Aman )
Jenderal bintang 2 ini juga mengatakan, bahwa area perbatasan yang bakal dikelola itu sudah dipetakan. Jika disetujui oleh Kemenhan dan Kementerian terkait, maka TNI bisa segera melakukan penanaman berbagai jenis tanaman di dalam polybag.
Lihat Juga :