Pesantren Berperan Penting dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045
Senin, 24 Oktober 2022 - 15:20 WIB
Ketua Asosiasi Mahad Aly Indonesia, KH Nurhannan (kiri) saat menjadi pembicara seminar nasional di Ponpes Tebuireng, Jombang.
JOMBANG - Indonesia diproyeksikan menjadi negara maju pada 2045 atau disebut Indonesia Emas . Salah satu faktor utamanya adalah jumlah penduduk Indonesia berusia produktif atau usia 15 hingga 64 tahun lebih banyak dibanding yang tidak produktif.
"Oleh karena itu, dalam rangka menyambut Indonesia emas, dibutuhkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas. Sumber daya yang mampu menjadikan Indoensai jadi negara maju dan bermartabat," kata Ketua Asosiasi Ma'had Aly Indonesia, KH Nurhannan saat menjadi pembicara Seminar Nasional, Istighosah dan Do'a Bersama yang digelar Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs ( CSSMoRA) di Ponpes Tebuireng, Jombang, Senin (24/10/2022).
Dia mengatakan, ponpes memiliki peran besar dalam berkontribusi untuk mencapai Indinesia Emas. Untuk itu, dia berharap agar para santri yang saat ini sedang menempuh pendidikan, utamanya jenjang sarjana nantinya bisa menjadi pemimpin bangsa.
"Saat ini pesantren dituntut untuk mempersiapkan santri untuk menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan. Pesantren yang punya fungsi pendidikan, diharapkan mampu jadi lembaga yang memiliki budaya belajar yang tinggi, produktif dan mengajarkan nilai akhlakul karimah," terangnya.
"Oleh karena itu, dalam rangka menyambut Indonesia emas, dibutuhkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas. Sumber daya yang mampu menjadikan Indoensai jadi negara maju dan bermartabat," kata Ketua Asosiasi Ma'had Aly Indonesia, KH Nurhannan saat menjadi pembicara Seminar Nasional, Istighosah dan Do'a Bersama yang digelar Community of Santri Scholars of Ministry of Religious Affairs ( CSSMoRA) di Ponpes Tebuireng, Jombang, Senin (24/10/2022).
Dia mengatakan, ponpes memiliki peran besar dalam berkontribusi untuk mencapai Indinesia Emas. Untuk itu, dia berharap agar para santri yang saat ini sedang menempuh pendidikan, utamanya jenjang sarjana nantinya bisa menjadi pemimpin bangsa.
"Saat ini pesantren dituntut untuk mempersiapkan santri untuk menjadi calon pemimpin bangsa di masa depan. Pesantren yang punya fungsi pendidikan, diharapkan mampu jadi lembaga yang memiliki budaya belajar yang tinggi, produktif dan mengajarkan nilai akhlakul karimah," terangnya.
Lihat Juga :