Polisi Dalami Kasus Kebakaran 11 Kios dan 2 Rumah di Nduga Papua
Rabu, 19 Oktober 2022 - 07:50 WIB
Polres Nduga Papua mendalami kasus kebakaran 11 unit kios dan 2 rumah warga di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Selasa (18/10/2022) pukul 18.30 WIT
NDUGA - Polres Nduga Papua mendalami kasus kebakaran 11 unit kios dan 2 rumah warga di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Selasa (18/10/2022) sekitar pukul 18.30 WIT. Kebakaran terjadi di kios Buton, bundaran salip samping Gereja Jerusalem, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal yang juga Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz saat dimintai keterangan, Selasa (18/10) membenarkan kejadian tersebut.
Baca juga: KM Satya Kencana III Terbalik di Kobar Kalteng, 9 Fuso dan 2 Minibus Tenggelam
“Asal api dari keterangan beberapa saksi berasal dari mesin genset, namun penyidik masih dalami penyebab kebakaran,” kata Kamal.
Dia menjelaskan, sekitar pukul 18.20 WIT di salah satu warung milik warga mengalami gangguan arus listrik pada mesin genset yang membuat api seketika menyala dan membakar warung tersebut, kemudian merambat ke bangunan lain tepat di sampingnya.
Kamal menjelaskan, masyarakat yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan karena bahan bagunan yang terbuat dari kayu sehingga sulit untuk dipadamkan.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal yang juga Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz saat dimintai keterangan, Selasa (18/10) membenarkan kejadian tersebut.
Baca juga: KM Satya Kencana III Terbalik di Kobar Kalteng, 9 Fuso dan 2 Minibus Tenggelam
“Asal api dari keterangan beberapa saksi berasal dari mesin genset, namun penyidik masih dalami penyebab kebakaran,” kata Kamal.
Dia menjelaskan, sekitar pukul 18.20 WIT di salah satu warung milik warga mengalami gangguan arus listrik pada mesin genset yang membuat api seketika menyala dan membakar warung tersebut, kemudian merambat ke bangunan lain tepat di sampingnya.
Kamal menjelaskan, masyarakat yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan karena bahan bagunan yang terbuat dari kayu sehingga sulit untuk dipadamkan.
Lihat Juga :