Aremania Minta Polri Hentikan Intimidasi Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 06:55 WIB
TPF Aremania meminta menghentikan langkah-langkah intimidasi yang dilakukan kepolisian, pasca tragedi Kanjuruhan
MALANG - Tim pencari fakta (TPF) Aremania meminta menghentikan langkah-langkah intimidasi yang dilakukan kepolisian, pasca tragedi Kanjuruhan Malang.

Sekjen Federasi Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) yang mendampingi TPF Aremania Andy Irfan mengungkapkan, ada sejumlah laporan yang diterima tim gabungan Aremania yang masuk, sejumlah korban didatangi aparat Polres Malang. Meski tak ada laporan adanya tindak kekerasan, tapi ada upaya agar keluarga tidak meneruskan upaya lebih lanjut.



“Permintaan mereka agar keluarga korban, tidak melakukan upaya lebih lanjut dalam peristiwa ini itu bisa kita klasifikasikan sebagai bentuk intimidasi,” ucap Andy Irfan, pada Jumat malam (14/10/2022).

Baca juga: Tanggapi Rekomendasi TGIPF, TPF Aremania: Ada Kejahatan Kemanusiaan di Tragedi Kanjuruhan
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!