Angka Kebocoran Air Masih Jadi Masalah Besar PDAM di Seluruh Indonesia

Minggu, 09 Oktober 2022 - 09:00 WIB
Dalam paparannya mengenai pendekatan teknologi dalam penurunan kebocoran air minum perpipaan di perkotaan pada panel diskusi Indonesia Water Forum 2022, CEO WI.Plat, Sanghoon-Cha mengatakan bahwa penggunaan teknologi terbukti mampu menekan NRW.

”Penggunaan teknologi Artificial Intelligence, IoT, dan Cloud terbukti dapat mempermudah perusahaan air minum dalam menurunkan angka kebocoran air dengan lebih mudah dan efisien,” kata Sanghoon-Cha dalam keterangannya, Jumat (7/10/2022).

Selanjutnya, kata Sanghoon-Cha, dengan melakukan manajemen pengendalian kebocoran air minum perpipaan, air yang diselamatkan dapat bermanfaat bagi jutaan orang lainnya.

”Kami telah melakukan proyek pilot di PDAM Tirta Bumi Wibawa Kota Sukabumi pada awal tahun 2022 ini dan mendapatkan hasil yang baik dalam mendeteksi adanya kebocoran air. Saat ini, kami sedang berpartisipasi pada proyek smart water management dan pengendalian NRW di PDAM Tirta Sewakadarma Kota Denpasar, Bali,” katanya.

Direktur Utama PT SUPRA Internasional Indonesia Adhi Pramudito mengatakan, permasalahan NRW telah menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi PDAM di Indonesia. Berbagai cara dan upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka kehilangan air atau NRW. Baca juga: Menteri PUPR Sebut Indonesia Butuh 61 Bendungan, Tanya Kenapa?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!