Ridwan Kamil Tegaskan Jabar Intens Lacak Kontak Erat Pasien COVID-19

Sabtu, 04 Juli 2020 - 21:35 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, Provinsi Jabar intens melakukan pelacakan kontak erat pasien dalam upaya pengendalian COVID-19. Dokumen/SINDOnews
BANDUNG - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat Ridwan Kamil menegaskan, Provinsi Jabar intens melakukan pelacakan kontak erat pasien dalam upaya pengendalian COVID-19.

Menurut dia, pelacakan kontak amat penting dalam memutus rantai penyebaran COVID-19 sekaligus mencegah ledakan jumlah kasus baru. Konsistensi pelacakan kontak yang dilakukan pihaknya menjadi salah satu faktor sebaran SARS-CoV-2 di Jabar terkendali.



"Setiap satu yang kena dan satu meninggal karena COVID-19, itu lingkungan keluarga, temannya, semuanya contact tracing. Itu jadi sudah jadi standar prosedur gugus tugas. Makanya (sebaran COVID-19) agak terkendali karena kami agresif (dalam pelacakan kontak)," tegas Ridwan Kamil dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/7/2020).

Sementara itu, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Berli Hamdani mengatakan, menemukan orang yang pernah kontak dengan pasien positif adalah upaya strategis guna menyetop penularan.

"Pelacakan kontak didahului dengan mengidentifikasi kontak erat selama 14 hari ke belakang dari dilakukannya swab test. 14 hari ini dianggap sebagai masa inkubasi terpanjang COVID-19," jelasnya.

Berli mengatakan, setiap orang yang diketahui berkontak dengan pasien positif COVID-19 akan dites dan diminta mengisolasi diri. Namun, melacak kontak pasien terkonfirmasi positif bukan hal mudah. Salah satu kendala adalah memastikan semua kontak erat terindentifikasi by name by address.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!