Kisah Rahmat Santoso, Penjual Molen Rp500 Sukses Bangun 2 Rumah hingga Buka Lapangan Kerja

Senin, 03 Oktober 2022 - 21:40 WIB
Berhenti menjadi pegawai honorer, dia kemudian banting setir menjadi kontraktor rumah. Ini dilakukan untuk melanjutkan kehidupan, memberi nafkah kepada keluarga, yang merupakan tanggung jawabnya. Pada saat itu, kebetulan rumah yang akan dibangunnya berada di Manado.

Pada saat itu, dia amati sekitar Universitas Klabat (Unklab) Airmadidi, begitu ramai cocok untuk membuka usaha. Dia kemudian belajar kepada satu di antara saudaranya yang berada di Bitung yang telah terlebih dahulu membuka usaha, yaitu jualan molen mini Rp500.

Selama dua bulan dia belajar membuat adonan, sehingga menjadi kue molen yang lezat untuk dinikmati. Saat dirasa sudah mampu membuat adonan, dia kemudian membuka usaha sendiri, di depan Unklab, Airmadidi. “Awalnya menggunakan gerobak, di depan Unklab. Pada 2016 lalu,” ujarnya.

Baca juga: Kisah Faiqotul Hikmah, Belikan Ibunda TV dan Perhiasan sebelum Jadi Korban Tragedi Kanjuruhan

Dia merasa bersyukur, karena pada awal membuka usaha, sambutan dari masyarakat cukup bagus. Molen mini yang dijualnya Rp500 selalu habis terjual. Pundi-pundi rupiah pun didapatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!