60 ABK KM Kelud Terinfeksi Covid-19 Diisolasi di Dalam Kapal di Belawan

Selasa, 14 April 2020 - 07:18 WIB
Sebanyak 60 anak buah kapal (ABK) KM Kelud yang akan bersandar di Pelabuhan Dermaga 1 Belawan terpaksa diisolasi di atas kapal mereka akibat positif Corona Virus (Covid-19). (Foto/SINDOnews/Sartana Nasution)
MEDAN - Sebanyak 60 anak buah kapal (ABK) KM Kelud yang akan bersandar di Pelabuhan Dermaga 1 Belawan terpaksa diisolasi di atas kapal mereka akibat positif Corona Virus (Covid-19) sesuai hasil rapid tes, Senin (13/4/2020) malam.

Sementara, 56 penumpang lainnya dievakuasi ke Lanud Soewondo untuk menjalani karantina karena mereka masih membutuhkan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.



Penumpang yang akan dikarantina tersebut, dibawa menggunakan dua bus armada setelah dijemput petugas Satgas Covid-19 Sumut berpakaian APD lengkap. Di bawah pengawalanan ketat petugas keamanan, malam ini juga dievakuasi.

Kepala cabang Pelni Medan M. Lutfi Israr Sutan mengatakan, KM Kelud berangkat dari Jakarta pada Minggu 12 April 2020, dengan tujuan Batu Ampar Batam, Tanjungbalai Karimun dan Medan (Belawan). (BACA JUGA: Gaji Bulanan Anggota DPRD Dibelikan Sembako untuk Warga)

Jumlah penumpang Pelni sebanyak 111 orang, dengan rincian 31 orang (3 bayi) turun di Pelabuhan Batu Ampar, 44 orang (2 bayi) turun di Tanjungbalai Karimun dan 36 orang Pelabuhan Belawan.

Saat bersandar di Pelabuhan Batam, petugas KKP Kelas I Batam melakukan pemeriksaan rapid tes terhadao ABK dan para penumpang. Hasilnya, seorang ABK berinsial Taufik Hidayat reaktif/positif Covid-19. Taufik selanjutnya dirujuk ek RSBP Batam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!