Panen Raya Jagung, Andi Utta Ajak Pemuda Tidak Gengsi untuk Bertani

Rabu, 24 Agustus 2022 - 14:40 WIB
"Saya saja, punya gaji Rp6 juta. Nah, kalau lahan 1 hektar jagung ini produksinya bisa mencapi 10 ton. Coba hitung, 10 ton kali Rp3.900. Hasilnya kalau dirata-ratakan per bulan, lebih tinggi dibanding gaji saya," ungkapnya.

"Saudaranya kita keluar merantau, ternyata jadi petani. Kenapa tidak jadi petani di daerah sendiri? Kenapa kita tidak olah lahan sendiri?. Dekat dengan keluarga, lahan juga tak kalah," tambah Andi Utta.

Ia juga menyebut, salah satu lahan yang dimanfaatkan dengan baik oleh warga, yaitu tanaman jagung yang dipanen di Bontomasila ini. Petani akan lebih sejahtera jika berani meninggalkan pola lama.

"Kalau dibandingkan dengan padi, maka jagung ini jauh lebih tinggi hitungan ekonominya," ujarnya.

Menurut Andi Utta, jagung tak perlu dibawa keluar Bulukumba . Cukup ditampung di Bulukumba dan tak perlu diopen. Untuk marketnya, pabrik pakan ternak banyak bisa ke Bulukumba.

"Nah ini mudah diekspor. Kalau beras kita agak sulit karena masih menggunakan pupuk kimia," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!