Layanan Persalinan di Puskesmas Turikale Ditutup Sementara
Selasa, 30 Juni 2020 - 16:14 WIB
"Jadi memang hanya ruang bersalin saja yang kita tutup sementara dan kita sterilkan setiap hari. Ini akan berlangsung sampai tanggal 7 Juli mendatang. Kalau yang lain masih normal dan juga bidan di kelurahan masih tetap bekerja di lapangan,” kata Kepala Puskesmas Turikale, drg Jamilah.
Rencananya, dua orang bidan yang reaktif itu akan dilakukan tes swab untuk memastikan mereka terpapar atau tidak. Jika memang mereka tidak terpapar, maka pelayanan persalinan bisa lebih awal dibuka secara normal.
“Hari ini jadwalnya akan kita swab. Kita berharap tidak ada masalah, kalau memang tidak (positif) kita akan buka pelayanan persalinan lebih awal dari jadwal buka 7 Juli mendatang,” ujarnya.
Sejak pemberlakuan new normal, angka pasien positif di Maros terus bertambah, jumlah mencapai angka 188 orang. Sebanyak 55 orang diantaranya masih dalam perawatan dan 97 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh. Sementara ada enam orang pasien positif meninggal dunia.
Baca Juga: 11 Nakes Isolasi Mandiri, Puskesmas Pulau Sembilan Tutup Sebagian Pelayanan
Rencananya, dua orang bidan yang reaktif itu akan dilakukan tes swab untuk memastikan mereka terpapar atau tidak. Jika memang mereka tidak terpapar, maka pelayanan persalinan bisa lebih awal dibuka secara normal.
“Hari ini jadwalnya akan kita swab. Kita berharap tidak ada masalah, kalau memang tidak (positif) kita akan buka pelayanan persalinan lebih awal dari jadwal buka 7 Juli mendatang,” ujarnya.
Sejak pemberlakuan new normal, angka pasien positif di Maros terus bertambah, jumlah mencapai angka 188 orang. Sebanyak 55 orang diantaranya masih dalam perawatan dan 97 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh. Sementara ada enam orang pasien positif meninggal dunia.
Baca Juga: 11 Nakes Isolasi Mandiri, Puskesmas Pulau Sembilan Tutup Sebagian Pelayanan
(tri)
Lihat Juga :