Kisah Ali Sadikin Melegalkan Judi untuk Membangun Jakarta

Kamis, 04 Agustus 2022 - 11:11 WIB
Sementara itu anggaran Jakarta hanya sebesar Rp266 juta. Anggaran tersebut tidaklah cukup untuk membangun Ibukota yang laik apalagi setara ibu kota negara lain di dunia.

Dalam hal ini Ali Sadikin mulai memikirkan ide liarnya terkait melegalkan perjudian untuk menambah anggaran. Aturan ini sebenarnya sudah ada ketentuannya pada zaman kolonial Belanda yang menyebutkan bahwa wewenang pengaturan perjudian berada di tangan perangkat daerah.

Kewenangan ini membuat pemerintah DKI Jakarta mengambil langkah-langkah kebijaksanaan baik bersifat preventif, maupun represif terhadap perjudian. Dalam upaya melokalisir penyelenggaraan judi pemerintah DKI Jakarta memanfaatkan hasil pajak judi sebagai salah satu sumber keuangan daerah.

Atas dasar tersebut Ali Sadikin akhirnya mulai bergerak dengan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang melarang perjudian gelap di wilayah DKI Jakarta pada 26 Juli 1967.

Kemudian kasino pertama akhirnya dibangun berlokasi di kawasan Petak Sembilan, Jakarta Barat dua bulan setelah pemutusan SK tersebut. Selain itu Ali juga sempat mengadakan lotto/hwa-hwe (judi) yang dikhususkan untuk kalangan Tionghoa dan meningkatkan berbagai pajak seperti pajak kendaraan. Hal ini bertujuan supaya anak anak terlantar bisa kembali ke bangku sekolah.

Baca juga : Pemprov DKI Pertimbangkan Ali Sadikin Jadi Nama Jalan di Jakarta
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!