Kronologi Pelarian Kopda Muslimin, Gagal Bunuh Istri Berakhir Tewas di Rumah Orang Tua
Kamis, 28 Juli 2022 - 11:04 WIB
Kopda Muslimin telah menghilang selama 11 hari pasca kejadian penembakan terhadap istrinya Rini Wulandari di Jalan Cemara III Padangsari, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang pada Senin (18/7/2022).
Sedangkan lima tersangka penembakan telah ditangkap oleh tim gabungan TNI-Polri.
Baca juga: Detik-detik Kopda Muslimin Ditemukan Tewas di Kendal
Sebelumnya, Polrestabes Semarang mengungkap asal uang yang dipakai Kopda Muslimin untuk menyewa empat pembunuh bayaran guna menghabisi istrinya Rini Wulandari.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi menyebut uang Rp120 juta yang digunakan Kopda Muslimin untuk mengupah kelompok pembunuh bayaran diduga berasal dari mertuanya.
Uang itu diminta Kopda Musliman dan seharusnya digunakan untuk biaya pengobatan.
"Jadi salah satu pegawai di rumah Kopda Muslimin ini ditelepon untuk meminta uang kepada ibu mertuanya guna biaya rumah sakit," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Rabu (27/7/2022).
Pegawai yang bertugas merawat burung peliharaan Kopda Muslimin tersebut mengaku diperintahkan untuk mengambil uang Rp120 juta dari ibu mertua Kopda Muslimin dengan alasan untuk biaya rumah sakit.
Sedangkan lima tersangka penembakan telah ditangkap oleh tim gabungan TNI-Polri.
Baca juga: Detik-detik Kopda Muslimin Ditemukan Tewas di Kendal
Sebelumnya, Polrestabes Semarang mengungkap asal uang yang dipakai Kopda Muslimin untuk menyewa empat pembunuh bayaran guna menghabisi istrinya Rini Wulandari.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi menyebut uang Rp120 juta yang digunakan Kopda Muslimin untuk mengupah kelompok pembunuh bayaran diduga berasal dari mertuanya.
Uang itu diminta Kopda Musliman dan seharusnya digunakan untuk biaya pengobatan.
"Jadi salah satu pegawai di rumah Kopda Muslimin ini ditelepon untuk meminta uang kepada ibu mertuanya guna biaya rumah sakit," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, Rabu (27/7/2022).
Pegawai yang bertugas merawat burung peliharaan Kopda Muslimin tersebut mengaku diperintahkan untuk mengambil uang Rp120 juta dari ibu mertua Kopda Muslimin dengan alasan untuk biaya rumah sakit.
Lihat Juga :