Asal Usul Nama Karet Tengsin, Berawal dari Pemilik Kebun Karet Keturunan Tionghoa yang Dermawan
Selasa, 26 Juli 2022 - 07:36 WIB
Perkebunan karet ini dimiliki oleh seorang keturunan Tionghoa yang bernama Tan Tieng Sien. Tan Tieng Sien merupakan pemilik perkebunan karet tersebut. Di kawasan tersebut semula terdapat hutan lebat yang hasilnya dipergunakan warga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, oleh Tan Tieng Sien, lahan hutan tersebut dialihfungsikan menjadi perkebunan karet.
Beberapa sumber menyebutkan, Tan Tieng Sien sudah mendiami kawasan itu sejak tahun 1890. Bukan hanya dikenal sebagai pemilik kebun, Tan Tieng Sien juga diketahui seorang yang dermawan. Ia tidak segan membagikan hartanya untuk menolong orang-orang yang tinggal di kampung sekitar perkebunan karetnya. Kebaikan hati Tan Tieng Sien pun melekat dan namanya kian dikenal masyarakat.
Tak heran, sewaktu Tan Tieng Sien meninggal dunia, masyarakat banyak yang melayat ke rumahnya untuk memberikan penghormatan terakhir. Bukan hanya dari wilayah sekitar, orang dari luar daerah, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur juga datang ke kediaman Tan Tieng Sien.
Masyarakat kerap menyebut kawasan perkebunan milik Tan Tieng Sien ini sebagai daerah Tieng Sien. Karena banyak terdapat pohon karet, maka daerah itu disebut karet Tieng Sien, yang kemudian dilafalkan menjadi “karet tengsin”. Baca juga: Asal Usul Nama Pondok Ranggon, Wasiat dari Mbah Santri
Kini tak lagi ditemukan pohon karet di Karet Tengsin. Layaknya kawasan lain yang menjadi bagian dari kota metropolitan, wajah Karet Tengsin pun berubah semakin modern dengan banyak gedung-gedung bertingkat yang berdiri kokoh.
Beberapa sumber menyebutkan, Tan Tieng Sien sudah mendiami kawasan itu sejak tahun 1890. Bukan hanya dikenal sebagai pemilik kebun, Tan Tieng Sien juga diketahui seorang yang dermawan. Ia tidak segan membagikan hartanya untuk menolong orang-orang yang tinggal di kampung sekitar perkebunan karetnya. Kebaikan hati Tan Tieng Sien pun melekat dan namanya kian dikenal masyarakat.
Tak heran, sewaktu Tan Tieng Sien meninggal dunia, masyarakat banyak yang melayat ke rumahnya untuk memberikan penghormatan terakhir. Bukan hanya dari wilayah sekitar, orang dari luar daerah, seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur juga datang ke kediaman Tan Tieng Sien.
Masyarakat kerap menyebut kawasan perkebunan milik Tan Tieng Sien ini sebagai daerah Tieng Sien. Karena banyak terdapat pohon karet, maka daerah itu disebut karet Tieng Sien, yang kemudian dilafalkan menjadi “karet tengsin”. Baca juga: Asal Usul Nama Pondok Ranggon, Wasiat dari Mbah Santri
Kini tak lagi ditemukan pohon karet di Karet Tengsin. Layaknya kawasan lain yang menjadi bagian dari kota metropolitan, wajah Karet Tengsin pun berubah semakin modern dengan banyak gedung-gedung bertingkat yang berdiri kokoh.
(mhd)
Lihat Juga :