Peduli Lingkungan Bagikan Daging Kurban Pakai Wadah Non Plastik, Kolaborasi KITA Raih Muri
Minggu, 24 Juli 2022 - 17:04 WIB
Kolaborasi KITA 2022 mendapat penghargaan Muri karena inisiatifnya membagikan daging kurban menggunakan wadah non plastik.Foto/ist
SURABAYA - Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) punya inisiatif menggunakan wadah non plastik dalam pembagian daging kurban pada Idul Adha 1443 H. Inisiatif itu mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah kalangan. Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) menyebut KITA sebagai komunitas pelopor gerakan ramah lingkungan.
Pendiri Muri Jaya Suprana mengatakan Indonesia sudah dalam kondisi darurat sampah plastik. Setiap tahun jumlah limbah plastik di seluruh Indonesia mencapai 64 juta ton, nomer tiga dunia terbesar dunia setelah India dan China. Penggunaan kantong plastik sekali pakai dari rumah tangga menjadi penyumbang terbanyak dari gunungan sampah yang berserakan di setiap kota.
Baca juga: Gabungan 18 Komunitas di Surabaya Tuntas Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama
"Program KITA Berbagi2022 untuk menggunakan wadah non plastik dalam pembagian daging kurban adalah solusi konkret mengurangi tumpukan limbah plastik itu. Kolaborasi KITA adalah pelopor gerakan ramah lingkungan dalam data Muri ," kata Jaya Suprana saat penyerahan rekor Muri kepada Kolaborasi KITA, Minggu (24/7/2022)
Jaya Suprana menjelaskan, program KITA Berbagi 2022 tanpa wadah plastik dapat menjadi inspirasi anggota dan kelompok masyarakat lain untuk berperan aktif menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. Berkat kepeloporannya dalam mengurangi limbah plastik, Muri memberikan penghargaan kepada Kolaborasi KITA sebagai pemilik rekor pembagian daging kurban terbanyak dengan wadah ramah lingkungan.
"Kita berharap gerakan Kolaborasi KITA ini dapat ditiru pihak lain di semua tempat, termasuk di lingkungan rumah tangga dan tempat-tempat yang menjadi sumber produksi limbah pastik. niscaya kata dia sampah plastik sekali pakai yang mengotori lingkungan bisa sangat berkurang. Dengan ini Muri memaklumatkan rekor kepada kolaborasi KITA, PT Insiprasi Indonesia Maju, lalu PT Sumber Cipta Multiniaga," jelasnya.
Pendiri Muri Jaya Suprana mengatakan Indonesia sudah dalam kondisi darurat sampah plastik. Setiap tahun jumlah limbah plastik di seluruh Indonesia mencapai 64 juta ton, nomer tiga dunia terbesar dunia setelah India dan China. Penggunaan kantong plastik sekali pakai dari rumah tangga menjadi penyumbang terbanyak dari gunungan sampah yang berserakan di setiap kota.
Baca juga: Gabungan 18 Komunitas di Surabaya Tuntas Berbagi Kebahagiaan untuk Sesama
"Program KITA Berbagi2022 untuk menggunakan wadah non plastik dalam pembagian daging kurban adalah solusi konkret mengurangi tumpukan limbah plastik itu. Kolaborasi KITA adalah pelopor gerakan ramah lingkungan dalam data Muri ," kata Jaya Suprana saat penyerahan rekor Muri kepada Kolaborasi KITA, Minggu (24/7/2022)
Jaya Suprana menjelaskan, program KITA Berbagi 2022 tanpa wadah plastik dapat menjadi inspirasi anggota dan kelompok masyarakat lain untuk berperan aktif menyelamatkan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik. Berkat kepeloporannya dalam mengurangi limbah plastik, Muri memberikan penghargaan kepada Kolaborasi KITA sebagai pemilik rekor pembagian daging kurban terbanyak dengan wadah ramah lingkungan.
"Kita berharap gerakan Kolaborasi KITA ini dapat ditiru pihak lain di semua tempat, termasuk di lingkungan rumah tangga dan tempat-tempat yang menjadi sumber produksi limbah pastik. niscaya kata dia sampah plastik sekali pakai yang mengotori lingkungan bisa sangat berkurang. Dengan ini Muri memaklumatkan rekor kepada kolaborasi KITA, PT Insiprasi Indonesia Maju, lalu PT Sumber Cipta Multiniaga," jelasnya.
Lihat Juga :