Gubernur Duga Alih Fungsi Lahan Picu Longsor di Poros Palopo-Toraja
Sabtu, 27 Juni 2020 - 14:52 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menduga salah satu pemicu longsor di Poros Palopo-Toraja adalah adanya alih fungsi lahan. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menduga salah satu pemicu longsor yang menyebabkan jalan poros Palopo-Toraja terputus adalah alih fungsi lahan. Kondisi itu diperparah dengan intensitas curah hujan yang memang tinggi belakangan ini. Sebelum terjadinya bencana tersebut, Gubernur Nurdin memang sudah melakukan peninjauan.
"Sebenarnya kami sudah tinjau beberapa minggu lalu. Kita sudah lihat dan memang pada saat itu kita sudah sampaikan ke masyarakat untuk tidak lagi bermukim di sana. Mungkin salah satu penyebab, dugaan sementara, ada alih fungsi lahan di atas ditambah curah hujan yang tinggi," kata Gubernur Nurdin, Sabtu (27/6/2020).
Baca Juga: Jalan Trans Sulawesi Palopo-Toraja Putus, Pasokan BBM-LPG Tetap Aman
Menurut dia, jalan yang mengalami kerusakan berstatus jalan nasional, sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, akses tidak akan terganggu karena pemerintah provinsi sudah membuka jalur baru Rantepao-Bua.
"Sebenarnya kami sudah tinjau beberapa minggu lalu. Kita sudah lihat dan memang pada saat itu kita sudah sampaikan ke masyarakat untuk tidak lagi bermukim di sana. Mungkin salah satu penyebab, dugaan sementara, ada alih fungsi lahan di atas ditambah curah hujan yang tinggi," kata Gubernur Nurdin, Sabtu (27/6/2020).
Baca Juga: Jalan Trans Sulawesi Palopo-Toraja Putus, Pasokan BBM-LPG Tetap Aman
Menurut dia, jalan yang mengalami kerusakan berstatus jalan nasional, sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat. Namun, akses tidak akan terganggu karena pemerintah provinsi sudah membuka jalur baru Rantepao-Bua.
Lihat Juga :