10 Warga Sipil Nduga Tewas Ditembak KKB, Pengamat: Bupati Harus Tanggungjawab

Sabtu, 16 Juli 2022 - 20:48 WIB
Evakuasi jenazah warga sipil korban penembakan KKB. Foto: Istimewa/SINDOnews
JAYAPURA - Kasus pembunuhan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, yang menewaskan 10 warga sipil, termasuk seorang pendeta asli Papua, hari ini menuai banyak kecaman.

Kebiadapan sepakterjang KKB dengan sasaran warga sipil tak berdosa, dinilai sangat terkutuk dan tidak mencerminkan orang beriman. Hal ini diungkapkan Marinus Yaung, akademisi dari Papua.



"Saya mengutuk keras kasus kekerasan tersebut. Mereka brutal dan tidak memiliki belas kemanusiaan. Orang yang tidak tahu apa-apa menjadi sasaran pembunuhan. Terlebih, ada korbannya seorang Pendeta," katanya, Sabtu (16/7/2022).

Baca juga: Pembantaian 8 Pekerja PT PTT oleh KKB Dinilai Memperpanjang Penderitaan di Papua

Menurutnya, Bupati Kabupaten Nduga harus bertanggung jawab, lantaran pernah meminta Presiden Joklo Widodo (Jokowi) melanjutkan pembangunan infrastruktur di wilayah itu. Sementara, kelompok KKB terus menebar teror.

"Saya minta Bupati Nduga harus ikut bertanggung jawab, karena Bupati sudah meminta Presiden Jokowi agar segera melanjutkan pembangunan infrastruktur Jalan Wamena-Keneyam, Nduga. Bupati berjanji akan menjamin keamanan semua proyek infrastruktur, termasuk masyarakat di sana. Mana buktinya?," gugatnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!