Evakuasi Pelari Hilang di Gunung Arjuno Terkendala Medan Ekstrem
Selasa, 05 Juli 2022 - 19:13 WIB
Tim SAR menunjukkan lokasi titik koordinat yang dikirim Yurbianto Basri (46) pelari maraton yang hilang di Gunung Arjuno, Malang, Jawa Timur. Foto/MPI/Avirista Midaada
MALANG - Tim SAR masih kesulitan menuju titik koordinat yang dikirim Yurbianto Basri (46) pelari maraton Mantra Summit Challenge 2022 yang hilang di Gunung Arjuno, Malang, Jawa Timur.
Setelah sempat dinyatakan hilang, Yurbianto kemudian mengirimkan titik lokasi melalui pesan singkat ke temannya bernama Mario yang diteruskan ke tim pencari gabungan.
Baca juga: Kronologi Hilangnya Pelari Maraton Asal Jakarta Utara di Gunung Arjuno
Kasi Operasi Basarnas Jawa Timur Haris Supardi mengatakan, kendati telah ditemukan tim pencari masih kesulitan menuju titik lokasi koordinat karena medan yang berat dan cuaca yang tak mendukung.
"Kendalanya cuma waktu dan kontur yang dihadapi. Menuju lokasi koordinat itu perlu waktu 6 jam sekali jalan, jadi pulang pergi 12 jam," ucap Haris Supardi ditemui di Posko Pendakian Gunung Arjuno di Wonorejo, Lawang, Kabupaten Malang, pada Selasa malam (5/7/2022).
Haris menambahkan, saat ini sudah ada 6 tim gabungan pencarian yang dikerahkan sejak tadi pagi, di mana dua tim terakhir yang diberangkatkan fokus bergerak menuju lokasi koordinat tersebut.
Setelah sempat dinyatakan hilang, Yurbianto kemudian mengirimkan titik lokasi melalui pesan singkat ke temannya bernama Mario yang diteruskan ke tim pencari gabungan.
Baca juga: Kronologi Hilangnya Pelari Maraton Asal Jakarta Utara di Gunung Arjuno
Kasi Operasi Basarnas Jawa Timur Haris Supardi mengatakan, kendati telah ditemukan tim pencari masih kesulitan menuju titik lokasi koordinat karena medan yang berat dan cuaca yang tak mendukung.
"Kendalanya cuma waktu dan kontur yang dihadapi. Menuju lokasi koordinat itu perlu waktu 6 jam sekali jalan, jadi pulang pergi 12 jam," ucap Haris Supardi ditemui di Posko Pendakian Gunung Arjuno di Wonorejo, Lawang, Kabupaten Malang, pada Selasa malam (5/7/2022).
Haris menambahkan, saat ini sudah ada 6 tim gabungan pencarian yang dikerahkan sejak tadi pagi, di mana dua tim terakhir yang diberangkatkan fokus bergerak menuju lokasi koordinat tersebut.
Lihat Juga :