Dokter Hewan di Semarang Ini Ciptakan Ramuan Herbal untuk Obati PMK
Jum'at, 03 Juni 2022 - 17:46 WIB
Dokter hewan Mukhlas Yasi Alamsyah di Desa Polobugo, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang berhasil menciptakan obat herbal untuk penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak seperti sapi. SINDOnews/Angga
SEMARANG - Dokter hewan Mukhlas Yasi Alamsyah di Desa Polobugo, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang berhasil menciptakan obat herbal untuk penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak seperti sapi. Obat herbal ramuannya terbukti mampu menyembuhkan sapi yang terindikasi terjangkit PMK.
“Saya menangani PMK mulai pertengahan Mei 2022. Total kasus PMK yang saya tangani mencapai 130 ekor sapi. Tingkat kesembuhan hewan yang terjangkit PMK sekitar 80-90 persen karena PMK memiliki tingkat kematian yang rendah," katanya, Jumat (3/6/2022).
Dia menceritakan, dirinya membuat obat herbal atau probiotik herbal sejak tahun 2000. Probiotik herbal ini berbentuk sirup yang digunakan sebagai supporting atau bahkan untuk mengobati.
"Saya membuat obat herbal ini karena obat medis mahal. Bahan baku obat herbal ini menggunakan potensi yang ada di sekitar saya seperti tanaman dan lainnya yang dibentuk menjadi probiotik herbal,” ujarnya.
“Saya menangani PMK mulai pertengahan Mei 2022. Total kasus PMK yang saya tangani mencapai 130 ekor sapi. Tingkat kesembuhan hewan yang terjangkit PMK sekitar 80-90 persen karena PMK memiliki tingkat kematian yang rendah," katanya, Jumat (3/6/2022).
Dia menceritakan, dirinya membuat obat herbal atau probiotik herbal sejak tahun 2000. Probiotik herbal ini berbentuk sirup yang digunakan sebagai supporting atau bahkan untuk mengobati.
"Saya membuat obat herbal ini karena obat medis mahal. Bahan baku obat herbal ini menggunakan potensi yang ada di sekitar saya seperti tanaman dan lainnya yang dibentuk menjadi probiotik herbal,” ujarnya.
Lihat Juga :