Viral Oknum Polisi Smackdown Pendemo, Kapolres Rohul Minta Maaf

Kamis, 02 Juni 2022 - 15:46 WIB
Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjdito menyatakan permintaan maaf atas sikap anak buahnya yang dinilai tidak humanis dalam pengendalian massa. (Ist)
PEKANBARU - Kasus dugaan penganiayaan dialami seorang buruh bongkar muat tandan buah segar (TBS) di PT KSM Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. Dalam peristiwa yang viral di media sosial itu, buruh tersebut diduga dismackdown atau dibanting oleh oknum aparat saat menggelar unjuk rasa.

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Harjdito menyatakan permintaan maaf atas sikap anak buahnya yang dinilai tidak humanis dalam pengendalian massa.



"Pada prinsipnya kita akan melakuka tindakan tegas kepada personel kita karena melakukan pelangaran dan kami mohon maaf," kata Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto, Kamis (2/6/2022).

Dia menegaskan bahwa dalam penanganan anggota di lapangan dituntut humanis dan tidak melanggar aturan dan mengikuti SOP (Standar Operasional Prosedur).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!