Pagar Pengaman Jembatan Disapu Banjir saat Sungai di Manuju Meluap
Kamis, 26 Mei 2022 - 20:55 WIB
" Alhamdulillah kendaraan roda dua maupun roda empat sudah bisa melintas. Material sampah bawaan arus sungai sudah kita bersihkan bergotong royong dengan masyarakat setempat. Alhamdulillah juga saat air sungai meluap dan arusnya sangat deras tidak ada warga yang melintas," katanya.
Terkait kondisi ini, menurut Marham, telah dilaporkan ke Bupati Gowa. Dia menyebutkan, jembatan Lemoa pernah rusak berat saat longsor besar Dusun Pattiro yang terjadi tiga tahun lalu. Jembatan penghubung antar kecamatan yakni ke Kecamatan Bungaya, Bontolempangang, Biringbulu dan Tompobulu ini merupakan jalur jalan provinsi.
"Kondisi cuaca sekarang kembali ekstrem karena itu saya selaku Pemerintah Kecamatan Manuju mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan sebab cuaca kadang buruk, baik berupa hujan deras, angin kencang, luapan sungai hingga kemungkinan tanah longsor bisa terjadi kapan saja," kata Marham Sila.
Salah seorang warga yang bermukim dekat jembatan Lemoa, Muh Yunus mengakui jika air sungai Lemoa yang berada di samping rumahnya sempat mengganas. Arus deras yang mengalir dari arah hulu menghantam fisik jembatan dan menyeret pagar besi pengaman jembatan.
"Tapi alhamdulillah, air sungai sudah surut kendaraan pun sudah bisa melintas setelah kami semua warga bergotong royong membersihkan material sampah bawaan yang terdampar di atas jalanan, " kata Muh Yunus yang juga adalah Korwil Disdik Kecamatan Manuju ini.
Terkait kondisi ini, menurut Marham, telah dilaporkan ke Bupati Gowa. Dia menyebutkan, jembatan Lemoa pernah rusak berat saat longsor besar Dusun Pattiro yang terjadi tiga tahun lalu. Jembatan penghubung antar kecamatan yakni ke Kecamatan Bungaya, Bontolempangang, Biringbulu dan Tompobulu ini merupakan jalur jalan provinsi.
"Kondisi cuaca sekarang kembali ekstrem karena itu saya selaku Pemerintah Kecamatan Manuju mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan sebab cuaca kadang buruk, baik berupa hujan deras, angin kencang, luapan sungai hingga kemungkinan tanah longsor bisa terjadi kapan saja," kata Marham Sila.
Salah seorang warga yang bermukim dekat jembatan Lemoa, Muh Yunus mengakui jika air sungai Lemoa yang berada di samping rumahnya sempat mengganas. Arus deras yang mengalir dari arah hulu menghantam fisik jembatan dan menyeret pagar besi pengaman jembatan.
"Tapi alhamdulillah, air sungai sudah surut kendaraan pun sudah bisa melintas setelah kami semua warga bergotong royong membersihkan material sampah bawaan yang terdampar di atas jalanan, " kata Muh Yunus yang juga adalah Korwil Disdik Kecamatan Manuju ini.
Lihat Juga :