Awal Tahun 2023, LRT Jabodebek Layani Warga Bekasi
Senin, 16 Mei 2022 - 07:33 WIB
LRT Jabodebek akan beroperasi akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 mendatang. Foto/istimewa
BEKASI - Light Rail Transit atau Lintas Raya Terpadu Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi ( LRT Jabodebek ) akan beroperasi akhir tahun 2022 atau awal tahun 2023 mendatang. Ada sejumlah pekerjaan yang masih harus diselesaikan terkait dengan aksesibilitas dan integrasi transportasi.
Pemerintah Kota Bekasi memperkirakan 157.749 warga Bekasi setiap hari menggunakan transportasi ini. Secara fisik pekerjaan rel dan infrastruktur lain sudah mencapai 97 persen. Masih banyak yang harus dikerjakan pada dua prasarana lain, yakni track dan sistem modanya. Baca juga: LRT Jabodebek Menuju Operasional di 2022, Begini Progresnya
Pengintegrasian prasarana, sinyal dengan sarana baru selesai 30 persen. ”Jadi ada tiga komponen, track, sarana, sistem. Ini harus diintegrasikan. Sistem ini masih dalam proses 30 persen,” kata Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub Harno Trimadi kepada wartawan dikutip SINDOnews, Senin (16/5/2022).
Terkait dengan aksesibilitas antar stasiun, rata-rata masih di angka 70 persen progres pengerjaannya. Ia merinci lintas satu 80 persen, lintas dua 74 persen, dan lintas tiga 79 persen. Pembangunan sarana dan aksesibilitas harus dikerjakan bersamaan.
Ada dua rute LRT Jabodebek, rute pertama menghubungkan Cibubur sampai Dukuh Atas, rute kedua menghubungkan Bekasi Timur sampai ke Dukuh Atas. Sepanjang lintasan kereta terdapat 18 stasiun, lima diantaranya berada di Kota Bekasi. Baca juga: Sempat Bermasalah, Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 81,75%
Pemerintah Kota Bekasi memperkirakan 157.749 warga Bekasi setiap hari menggunakan transportasi ini. Secara fisik pekerjaan rel dan infrastruktur lain sudah mencapai 97 persen. Masih banyak yang harus dikerjakan pada dua prasarana lain, yakni track dan sistem modanya. Baca juga: LRT Jabodebek Menuju Operasional di 2022, Begini Progresnya
Pengintegrasian prasarana, sinyal dengan sarana baru selesai 30 persen. ”Jadi ada tiga komponen, track, sarana, sistem. Ini harus diintegrasikan. Sistem ini masih dalam proses 30 persen,” kata Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub Harno Trimadi kepada wartawan dikutip SINDOnews, Senin (16/5/2022).
Terkait dengan aksesibilitas antar stasiun, rata-rata masih di angka 70 persen progres pengerjaannya. Ia merinci lintas satu 80 persen, lintas dua 74 persen, dan lintas tiga 79 persen. Pembangunan sarana dan aksesibilitas harus dikerjakan bersamaan.
Ada dua rute LRT Jabodebek, rute pertama menghubungkan Cibubur sampai Dukuh Atas, rute kedua menghubungkan Bekasi Timur sampai ke Dukuh Atas. Sepanjang lintasan kereta terdapat 18 stasiun, lima diantaranya berada di Kota Bekasi. Baca juga: Sempat Bermasalah, Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 81,75%
Lihat Juga :