Ini 3 Jenderal Polisi Bergelar Profesor yang Jadi Guru Besar PTIK Jakarta
Jum'at, 13 Mei 2022 - 05:00 WIB
Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. Foto/Istimewa
JAKARTA - Seperti yang kita tahu cukup banyak polisi yang tidak melanjutkan pendidikannya hingga ke perguruan tinggi. Padatnya jadwal dan kesibukan tugas menjadi penyebab berhentinya seorang polisi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Berbeda dari polisi pada umumnya polisi yang akan dibahas kali ini justru telah menyelesaikan pendidikannya hingga mendapatkan gelar Profesor. Tentunya tidak banyak orang yang memiliki gelar istimewa ini. Baca juga: Profil Polwan Cantik Berhijab, Nomor 3 Pernah Jadi Pasukan PBB
Namun para Jenderal Polisi ini dapat menyelesaikan pendidikan dengan gemilang, dan berikut adalah profil dari ketiga polisi yang punya gelar professor dan ditunjuk menjadi Guru Besar di PTIK Jakarta ini.
1. Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si.
Pria kelahiran Bogor, 14 Agustus 1966 ini termasuk ke dalam lulusan terbaik Adhi Makayasa Akademi Kepolisian tahun 1988.Rycko melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia dan mengambil gelar Magister Ilmu Administrasi pada tahun 2001. Dan meraih gelar Doktor pada kajian ilmu kepolisian Universitas Indonesia (2008).
Berbeda dari polisi pada umumnya polisi yang akan dibahas kali ini justru telah menyelesaikan pendidikannya hingga mendapatkan gelar Profesor. Tentunya tidak banyak orang yang memiliki gelar istimewa ini. Baca juga: Profil Polwan Cantik Berhijab, Nomor 3 Pernah Jadi Pasukan PBB
Namun para Jenderal Polisi ini dapat menyelesaikan pendidikan dengan gemilang, dan berikut adalah profil dari ketiga polisi yang punya gelar professor dan ditunjuk menjadi Guru Besar di PTIK Jakarta ini.
1. Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si.
Pria kelahiran Bogor, 14 Agustus 1966 ini termasuk ke dalam lulusan terbaik Adhi Makayasa Akademi Kepolisian tahun 1988.Rycko melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia dan mengambil gelar Magister Ilmu Administrasi pada tahun 2001. Dan meraih gelar Doktor pada kajian ilmu kepolisian Universitas Indonesia (2008).
Lihat Juga :