KSPI Ogah Ikut Demo Mahasiswa 21 April, Ini Alasannya
Senin, 18 April 2022 - 12:21 WIB
Konfederasi Serikat Pekerja Buruh Indonesia (KSPI) tak ikut demo mahasiswa yang akan dilakukan 21 April 2022. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI ) memastikan tidak akan ikut demo yang rencananya digelar mahasiswa pada 21 April 2022. Pasalnya, KSPI dan Partai Buruh bakal menggelar aksi May Day atau Buruh pada Mei.
"KSPI tidak ikut (demo 21 April). KSPI dan Partai Buruh akan aksi May Day satu Mei di Istana dan KPU," ujar Presiden KSPI Said Iqbal kepada MNC Portal, Senin (18/4/2022). Baca juga: Makin Sore, Massa Aksi Demo Mahasiswa Kian Ramai
Said menambahkan, perayaan May Day yang digeser pada tanggal 14 Mei 2022, akan diikuti lebih dari 100 ribu buruh.
"Serta aksi perayaan May Day 14 Mei diikuti lebih dari 100 ribu buruh di DPR RI," katanya menambahkan.
Dia melanjutkan, tanggal 1 Mei bertepatan dengan malam Takbiran Idul Fitri, maka buruh yang dikerahkan kemungkinan hanya sekitar 500 hingga 1.000 orang.
"Karena 1 Mei malam takbiran, maka hanya sebagai aksi pemanasan diikuti sekitar 500-1.000 buruh menuju perayaan May Day yang digeser ke tanggal 14 Mei diikuti lebih dari 100 ribu buruh," terangnya. Baca juga: Demo Mahasiswa Ricuh, Bus Transjakarta Putuskan Hentikan Operasional
"KSPI tidak ikut (demo 21 April). KSPI dan Partai Buruh akan aksi May Day satu Mei di Istana dan KPU," ujar Presiden KSPI Said Iqbal kepada MNC Portal, Senin (18/4/2022). Baca juga: Makin Sore, Massa Aksi Demo Mahasiswa Kian Ramai
Said menambahkan, perayaan May Day yang digeser pada tanggal 14 Mei 2022, akan diikuti lebih dari 100 ribu buruh.
"Serta aksi perayaan May Day 14 Mei diikuti lebih dari 100 ribu buruh di DPR RI," katanya menambahkan.
Dia melanjutkan, tanggal 1 Mei bertepatan dengan malam Takbiran Idul Fitri, maka buruh yang dikerahkan kemungkinan hanya sekitar 500 hingga 1.000 orang.
"Karena 1 Mei malam takbiran, maka hanya sebagai aksi pemanasan diikuti sekitar 500-1.000 buruh menuju perayaan May Day yang digeser ke tanggal 14 Mei diikuti lebih dari 100 ribu buruh," terangnya. Baca juga: Demo Mahasiswa Ricuh, Bus Transjakarta Putuskan Hentikan Operasional
(mhd)
Lihat Juga :