Auditor BPK Jabar Kena OTT di Bekasi Diduga Peras RSUD dan 17 Puskesmas
Rabu, 30 Maret 2022 - 22:20 WIB
Salah satu terduga oknum auditor BPK Jabar yang terjaring OTT di Pemkab Bekasi. Foto/Dok Kejari Kabupaten Bekasi
BEKASI - Dua orang oknum pegawai BPK Jawa Barat yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi diduga melakukan pemerasan dengan dalih pemeriksaan kepada RSUD Kabupaten Bekasi hingga puskesmas.
”Modusnya kurang lebih bahwa dia menyampaikan ada temuan kalau tidak memberikan uang, akan diungkap. Kalau memberikan, ini (temuan) akan diselesaikan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas, Rabu (30/3/2022). Baca juga: 2 Auditor BPK Jabar yang Kena OTT di Bekasi Langsung Diberhentikan
Kedua pegawai berinisial AMR dan HF meminta uang dengan nominal cukup besar kepada RSUD dan 17 Puskesmas di Kabupaten Bekasi. ”Yang diminta kurang lebih Rp500 juta untuk rumah sakit daerah dan 17 puskesmas masing-masing Rp20 juta,” ucapnya.
”Modusnya kurang lebih bahwa dia menyampaikan ada temuan kalau tidak memberikan uang, akan diungkap. Kalau memberikan, ini (temuan) akan diselesaikan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Ricky Setiawan Anas, Rabu (30/3/2022). Baca juga: 2 Auditor BPK Jabar yang Kena OTT di Bekasi Langsung Diberhentikan
Kedua pegawai berinisial AMR dan HF meminta uang dengan nominal cukup besar kepada RSUD dan 17 Puskesmas di Kabupaten Bekasi. ”Yang diminta kurang lebih Rp500 juta untuk rumah sakit daerah dan 17 puskesmas masing-masing Rp20 juta,” ucapnya.
Lihat Juga :