Pastikan Transformasi Digital Merata, Anies: 14.700 Free WiFi Terpasang di Jakarta
Kamis, 24 Maret 2022 - 15:27 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan menjadi pembicara dalam Webminar March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022, yang diselenggarakan MNC Portal, Kamis (24/3/2022). Foto: MPI
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan Pemprov DKI terus meratakan transformasi digital khususnya untuk masyarakat dari ekonomi tidak mampu untuk bisa mengakses jaringan internet. Salah satu upayanya yakni, Pemprov DKI menyediakan WiFi gratis di 14.700 titik.
Anies mengatakan, Pemprov DKI telah membangun infrastruktur digital berupa koneksi WiFi gratis untuk masyarakat di DKI Jakarta."Total ada kurang lebih 14.700 titik WiFi gratis di Jakarta," kata Anies dalam webinar March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022 yang diselenggarakan MNC Portal pada Kamis (24/3/2022).
"Di Jakarta kita ini satu kota, satu kesatuan sinkronisasi dengan daerah-daerah jangan sampai membebani. Setiap daerah memiliki tantangan kompleks masing-masing, misalkan di Jawa Timur karena banyak kabupaten kota. Kalau di Jakarta satu kota dalam satu provinsi," lanjut Anies.
Anies menuturkan, setiap wilayah mempunyai coverage digital. Selama dua tahun lebih pandemi Covid-19, krisis kemarin adalah perubahan yang dipercepat. Krisis membuat masyarakat tidak boleh berinteraksi langsung, dan membuat sebagian pelaksanaan interaksi dilakukan secara online menggunakan transformasi digital.
Anies mengatakan, Pemprov DKI telah membangun infrastruktur digital berupa koneksi WiFi gratis untuk masyarakat di DKI Jakarta."Total ada kurang lebih 14.700 titik WiFi gratis di Jakarta," kata Anies dalam webinar March Festival Road to Digital Innovation Awards 2022 yang diselenggarakan MNC Portal pada Kamis (24/3/2022).
"Di Jakarta kita ini satu kota, satu kesatuan sinkronisasi dengan daerah-daerah jangan sampai membebani. Setiap daerah memiliki tantangan kompleks masing-masing, misalkan di Jawa Timur karena banyak kabupaten kota. Kalau di Jakarta satu kota dalam satu provinsi," lanjut Anies.
Anies menuturkan, setiap wilayah mempunyai coverage digital. Selama dua tahun lebih pandemi Covid-19, krisis kemarin adalah perubahan yang dipercepat. Krisis membuat masyarakat tidak boleh berinteraksi langsung, dan membuat sebagian pelaksanaan interaksi dilakukan secara online menggunakan transformasi digital.
Lihat Juga :