FKCJ Minta Pemilihan Ketum KONI DKI Jangan Dibuat Gaduh
Selasa, 08 Maret 2022 - 14:33 WIB
"Olahraga itu jangan juga dicampur dengan syahwat politik kelompok. Kasihan atlet, pelatih dan aspel yang ingin berjuang mengharumkan nama Jakarta. Jangan sampailah insiden di 2017 terjadi lagi yang berdampak pada atlet, aspel dan pelatih," tuturnya.
Lucky melanjutkan, cabor-cabor juga sepakat dengan dimajukannya acara pemilihan pada 12 Maret. "Lebih cepat lebih baik dan inikan era corona, kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat. Ingat ada ribuan atlet yang menunggu kepastian. Cabor itu pintar-pintar dan orang cerdas. Jangan juga main ancam dan terkesan paling hebat sendiri," ujarnya.
Menurut Lucky, dalam alam demokrasi bukan hanya yang besar harus menghargai yang kecil. Tapi, yang kecil juga wajib menghargai yang besar. "Jadi jangan belum apa-apa teriak curang, dalam pertandingan itu ada yang kalah ada juga yang menang," bebernya.
Diketahui saat ini ada dua calon Ketum KONI DKI Jakarta yang maju. Hidayat Humaid didukung oleh 56 cabang olahraga (cabor) dan Julizar Idris didukung 11 cabor.
Lucky melanjutkan, cabor-cabor juga sepakat dengan dimajukannya acara pemilihan pada 12 Maret. "Lebih cepat lebih baik dan inikan era corona, kalau bisa dipercepat kenapa harus diperlambat. Ingat ada ribuan atlet yang menunggu kepastian. Cabor itu pintar-pintar dan orang cerdas. Jangan juga main ancam dan terkesan paling hebat sendiri," ujarnya.
Menurut Lucky, dalam alam demokrasi bukan hanya yang besar harus menghargai yang kecil. Tapi, yang kecil juga wajib menghargai yang besar. "Jadi jangan belum apa-apa teriak curang, dalam pertandingan itu ada yang kalah ada juga yang menang," bebernya.
Diketahui saat ini ada dua calon Ketum KONI DKI Jakarta yang maju. Hidayat Humaid didukung oleh 56 cabang olahraga (cabor) dan Julizar Idris didukung 11 cabor.
(hab)
Lihat Juga :