Rajin Wara Wiri di Medsos, Elektabilitas Dedi Mulyadi di Jabar Meroket
Kamis, 24 Februari 2022 - 15:09 WIB
Lebih lanjut Toto mengatakan, potensi mantan Bupati Purwakarta dua periode ini di Pilgub Jabar 2024 tergambar jelas dari posisi elektabilitasnya yang meroket untuk ukuran sebagai calon pendatang baru. "Meskipun, jika dibanding dengan posisi elektabilitas Ridwan Kamil sebagai incumbent yang masih memimpin," ujar Toto.
Toto pun menyebut, posisi elektabilitas masing-masing dalam berbagai simulasi jumlah calon. Untuk simulasi 20 calon gubernur, Ridwan Kamil memimpin dengan raihan suara 45,2 persen, Dedi Mulyadi 24,7 persen, disusul Dede Yusuf 8,5 persen. Baca juga: Pengamat: Relawan Tak Jamin Dongkrak Calon yang Didukung Jokowi
Sementara calon lainnya, mulai dari Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum; Bupati Purwakarta, Cellica Nurrachadiana; Ketua PAN Jabar, Desy Ratnasari; Presiden PKS, Ahmad Syaikhu; Wali Kota Bogor, Bima Arya; serta Anggota DPR, Nurul Arifin, Rieke Dyah Pitaloka, dan Ace Hasan Sadzily dan lain-lain masih di bawah 5 persen.
Saat dikerucutkan menjadi 6 calon, lanjut Toto, Ridwan Kamil memimpin dengan raihan suara 47,3 persen, Dedi Mulyadi 25,5 persen, Dede Yusuf 12,7 persen, dan yang lainnya seperti Uu Ruzhanul Ulum, Ahmad Syaikhu, serta M Farhan masih tetap di bawah 5 persen.
Yang menarik, pada simulasi 10 calon tanpa Ridwan Kamil, posisi Dedi Mulyadi melesat ke 38,0 persen disusul Dede Yusuf menjadi 22,7 persen, Uu Ruzhanul Ulum 6,7 persen, Desy Ratnasari 5,8 persen, Ahmad Syaikhu 3,5 persen, dan Attalia Kamil 1,8 persen.
"Dari simulasi tanpa Ridwan Kamil, terlihat jelas bahwa Desi Mulyadi yang paling banyak menerima berkah limpahan suara disusul Dede Yusuf yang cukup tinggi juga. Karena itu, jika Ridwan Kamil akhirnya lebih memilih sebagai capres atau cawapres, tidak sebagai cagub, maka hanya Dedi Mulyadi yang punya potensi melenggang menang," bebernya.
Toto pun menyebut, posisi elektabilitas masing-masing dalam berbagai simulasi jumlah calon. Untuk simulasi 20 calon gubernur, Ridwan Kamil memimpin dengan raihan suara 45,2 persen, Dedi Mulyadi 24,7 persen, disusul Dede Yusuf 8,5 persen. Baca juga: Pengamat: Relawan Tak Jamin Dongkrak Calon yang Didukung Jokowi
Sementara calon lainnya, mulai dari Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum; Bupati Purwakarta, Cellica Nurrachadiana; Ketua PAN Jabar, Desy Ratnasari; Presiden PKS, Ahmad Syaikhu; Wali Kota Bogor, Bima Arya; serta Anggota DPR, Nurul Arifin, Rieke Dyah Pitaloka, dan Ace Hasan Sadzily dan lain-lain masih di bawah 5 persen.
Saat dikerucutkan menjadi 6 calon, lanjut Toto, Ridwan Kamil memimpin dengan raihan suara 47,3 persen, Dedi Mulyadi 25,5 persen, Dede Yusuf 12,7 persen, dan yang lainnya seperti Uu Ruzhanul Ulum, Ahmad Syaikhu, serta M Farhan masih tetap di bawah 5 persen.
Yang menarik, pada simulasi 10 calon tanpa Ridwan Kamil, posisi Dedi Mulyadi melesat ke 38,0 persen disusul Dede Yusuf menjadi 22,7 persen, Uu Ruzhanul Ulum 6,7 persen, Desy Ratnasari 5,8 persen, Ahmad Syaikhu 3,5 persen, dan Attalia Kamil 1,8 persen.
"Dari simulasi tanpa Ridwan Kamil, terlihat jelas bahwa Desi Mulyadi yang paling banyak menerima berkah limpahan suara disusul Dede Yusuf yang cukup tinggi juga. Karena itu, jika Ridwan Kamil akhirnya lebih memilih sebagai capres atau cawapres, tidak sebagai cagub, maka hanya Dedi Mulyadi yang punya potensi melenggang menang," bebernya.
Lihat Juga :