Pais Sagu, Kue Tradisonal yang Terus Bertahan di Kota Amuntai

Kamis, 24 Februari 2022 - 14:26 WIB
Seperti kue pais sagu, salah satu kue khas daerah ini sangat sulit ditemukan.
AMUNTAI - Beberapa kreasi makanan tradisional semakin sulit ditemukan di pasaran. Perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih memilih makanan instan membuat makanan tradisional mulai ditinggalkan. Para pembuat makanan tradisional pun beralih membuat makanan-makanan modern sesuai tuntutan zaman. Padahal makanan tradisional merupakan salah satu ciri khas suatu daerah yang perlu dilestarikan.

Fenomena tersebut ternyata tidak hanya terjadi di kota-kota besar. Di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Provinsi Kalimantan Selatan pun, beberapa kue-kue tradisional kini semakin langka. Seperti kue 'pais sagu', salah satu kue khas daerah ini sangat sulit ditemukan.



Istilah 'pais' berasal dari bahasa Banjar yang artinya dibungkus dengan daun pisang, berbahan utama sagu, sehingga disebut pais sagu. Adonannya biasanya ditambahkan pisang yang telah dipotong-potong kecil. Kue ini biasanya dimakan dengan ditambahkan larutan gula aren dan kelapa yang diparut. Rasanya sangat lezat. Sekali coba, sering membuat orang ketagihan.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!