Perguruan Tinggi Vokasi Bukan Perguruan Tinggi Kelas Dua
Minggu, 14 Juni 2020 - 13:20 WIB
Aktivitas praktik taruna di Polimarin. Pendidikan vokasi sebagai isu penting peningkatan kualitas pendidikan dan SDM. FOTO : DOK SINDOnews
SEMARANG - Pendidikan menjadi salah satu program pemerintah yang harus serius diperhatikan. Salah satunya adalah pendidikan vokasi sebagai isu penting peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin), Dr Sri Tutie Rahayu, M.Si mengatakan, melalui kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi, pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas, inovasi, serta daya saing bangsa. Menurutnya, program digitalisasi sekolah, langkah pemerintah untuk mempersiapkan sekolah memasuki era revolusi industri 4.0.
“Sebagaimana pernah disampaikan Presiden Jokowi. Dalam menghadapi revolusi industri 4.0, bonus demografi jadi perhatian khusus untuk mempersiapkan tenaga kerja yang bersaing di pasar global. Urgensi peningkatan daya saing sumber daya manusia dan revitalisasi pendidikan vokasi secara terpadu untuk menyongsong bonus demografi,” kata Sri Tutie, Minggu (14/6/2020).
Dia menambahan, revitalisasi pendidikan vokasi diartikan lebih pada menyiapkan tenaga kerja berdaya saing, terampil, bermutu, serta relevan dengan tuntutan dunia kerja.
Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin), Dr Sri Tutie Rahayu, M.Si mengatakan, melalui kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi, pemerintah terus berupaya meningkatkan produktivitas, inovasi, serta daya saing bangsa. Menurutnya, program digitalisasi sekolah, langkah pemerintah untuk mempersiapkan sekolah memasuki era revolusi industri 4.0.
“Sebagaimana pernah disampaikan Presiden Jokowi. Dalam menghadapi revolusi industri 4.0, bonus demografi jadi perhatian khusus untuk mempersiapkan tenaga kerja yang bersaing di pasar global. Urgensi peningkatan daya saing sumber daya manusia dan revitalisasi pendidikan vokasi secara terpadu untuk menyongsong bonus demografi,” kata Sri Tutie, Minggu (14/6/2020).
Dia menambahan, revitalisasi pendidikan vokasi diartikan lebih pada menyiapkan tenaga kerja berdaya saing, terampil, bermutu, serta relevan dengan tuntutan dunia kerja.
Lihat Juga :