Dokter, Influencer, Pengusaha, hingga Artis Berjuang Bersama Demokrat Jakarta
Senin, 14 Februari 2022 - 21:03 WIB
Menurut dia, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta terpilih periode 2022-2027 Mujiyono terbukti peduli dan cepat tanggap membantu masyarakat dalam menangani pandemi Covid-19.
"Mas Mujiyono ini humble. Sifat sosial dan jiwa kerakyatannya menjadi nilai jual yang bisa mengembalikan kejayaan Demokrat di Pemilu 2024. Dia berteman baik dengan beragam kalangan, termasuk aktivis. Saya yakin Mas Mujiyono bisa menaikkan kembali elektabilitas Demokrat," ujar Adji Rimbawan.
Berjuang bersama Demokrat diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Adji yang juga aktivis kepemudaan di Jakarta ini ingin membuktikan bahwa berpolitik santun akan membuat lawan semakin segan.
"Seperti halnya Mas Mujiyono, Partai Demokrat akan disayang dan disegani baik oleh kawan maupun lawan jika kita tetap santun. Mas Mujiyono kan mengayomi, jadi sangat menguntungkan bagi partai dalam meraih kepercayaan masyarakat di ibu kota," ujar Adjie.
Milenial Jakarta lainnya yakni Nuza Abramska yang turut bergabung dengan Partai Demokrat Jakarta. Putri Hamzah Andi Mappa Daeng Sitanra dan Hj Nursiah Hamzah ini mengaku ingin terlibat dalam politik karena menginginkan adanya perubahan di Indonesia.
"Motivasi awal hanya karena ingin ada perubahan yang baik di negeri ini. Karena kan biasanya orang muda seusia aku ini melihat politik itu sesuatu yang rumit. Tapi ternyata berpolitik itu asyik. Tidak serumit yang selama ini dikira," ujar perempuan yang akrab disapa Aska ini.
Malah, anak muda yang menyukai tantangan sudah semestinya masuk partai politik. Aska mengaku sengaja memilih Partai Demokrat karena melihat sosok Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai figur yang masih muda, brilian, dan menawan.
"Dulu saya sering dengar masuk ke politik itu harus punya duit, harus keturunan orang-orang politik dan lainnya. Ternyata di Partai Demokrat tidak. Malah, di sini saya dihadapkan banyak tantangan dan orangnya asyik-asyik," katanya.
"Mas Mujiyono ini humble. Sifat sosial dan jiwa kerakyatannya menjadi nilai jual yang bisa mengembalikan kejayaan Demokrat di Pemilu 2024. Dia berteman baik dengan beragam kalangan, termasuk aktivis. Saya yakin Mas Mujiyono bisa menaikkan kembali elektabilitas Demokrat," ujar Adji Rimbawan.
Berjuang bersama Demokrat diharapkan bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Adji yang juga aktivis kepemudaan di Jakarta ini ingin membuktikan bahwa berpolitik santun akan membuat lawan semakin segan.
"Seperti halnya Mas Mujiyono, Partai Demokrat akan disayang dan disegani baik oleh kawan maupun lawan jika kita tetap santun. Mas Mujiyono kan mengayomi, jadi sangat menguntungkan bagi partai dalam meraih kepercayaan masyarakat di ibu kota," ujar Adjie.
Milenial Jakarta lainnya yakni Nuza Abramska yang turut bergabung dengan Partai Demokrat Jakarta. Putri Hamzah Andi Mappa Daeng Sitanra dan Hj Nursiah Hamzah ini mengaku ingin terlibat dalam politik karena menginginkan adanya perubahan di Indonesia.
"Motivasi awal hanya karena ingin ada perubahan yang baik di negeri ini. Karena kan biasanya orang muda seusia aku ini melihat politik itu sesuatu yang rumit. Tapi ternyata berpolitik itu asyik. Tidak serumit yang selama ini dikira," ujar perempuan yang akrab disapa Aska ini.
Malah, anak muda yang menyukai tantangan sudah semestinya masuk partai politik. Aska mengaku sengaja memilih Partai Demokrat karena melihat sosok Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai figur yang masih muda, brilian, dan menawan.
"Dulu saya sering dengar masuk ke politik itu harus punya duit, harus keturunan orang-orang politik dan lainnya. Ternyata di Partai Demokrat tidak. Malah, di sini saya dihadapkan banyak tantangan dan orangnya asyik-asyik," katanya.
Lihat Juga :