Apel Bersama Prajurit, Mayjen TNI Gabriel Lema Terima Tugas Jadi Pangdam Kasuari
Rabu, 02 Februari 2022 - 15:07 WIB
Pangdam Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema (kanan) memimpin apel bersama prajurit didampingi Pangdam Kasuari Lama, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. Foto/Pendam XVIII/Kasuari
MANOKWARI - Kodam XVIII/Kasuari menggelar apel bersama dan penyerahan risalah Pangdam di lapangan Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Rabu (2/2/2022). Apel bersama prajurit ini dalam rangka serah terima jabatan (Sertijab) Pangdam XVIII/Kasuari.
Apel dipimpin Pangdam Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema yang menerima tugas dari Pangdam Kasuari Lama, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang akan bertugas sebagai Pangkogabwilhan III. Mayjen TNI Gariel Lema menjabat Pangdam Kasuari sejak 31 Januari 2022 dan telah resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan sebagai Pangdam XVIII/Kasuari ke-4.
Baca juga: Jabat Pangkogabwilhan III, Ini Sosok Letjen TNI I Nyoman Cantiasa
Acara diawali tradisi penyambutan Pangdam XVIII/Kasuari didampingi dan Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Alin Gabriel Lema melalui pemakaian topi adat dan penyerahan panah tradisional oleh tokoh adat Suku Arfak, Obeth Ayokh.
Pemakaian topi adat dan penyerahan panah tradisional diiringi lagu Selamat Datang, dilanjutkan tradisi pedang pora dan penciuman Pataka Patriot Pembela Rakyat.
Apel dipimpin Pangdam Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema yang menerima tugas dari Pangdam Kasuari Lama, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa yang akan bertugas sebagai Pangkogabwilhan III. Mayjen TNI Gariel Lema menjabat Pangdam Kasuari sejak 31 Januari 2022 dan telah resmi menerima tongkat estafet kepemimpinan sebagai Pangdam XVIII/Kasuari ke-4.
Baca juga: Jabat Pangkogabwilhan III, Ini Sosok Letjen TNI I Nyoman Cantiasa
Acara diawali tradisi penyambutan Pangdam XVIII/Kasuari didampingi dan Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah XVIII/Kasuari, Alin Gabriel Lema melalui pemakaian topi adat dan penyerahan panah tradisional oleh tokoh adat Suku Arfak, Obeth Ayokh.
Pemakaian topi adat dan penyerahan panah tradisional diiringi lagu Selamat Datang, dilanjutkan tradisi pedang pora dan penciuman Pataka Patriot Pembela Rakyat.
Lihat Juga :