Cegah Stunting, Jaktim Fokus Peningkatan Gizi untuk Balita

Kamis, 27 Januari 2022 - 10:05 WIB
BPS DKI Jakarta mengungkap sebanyak 1.826 balita di Jakarta Timur menderita gizi kurang. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
JAKARTA - Sebanyak 1.826 balita di Jakarta Timur menderita gizi kurang. Angka ini diperoleh berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020 dan merupakan jumlah tertinggi balita penderita gizi kurang di Jakarta.

Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur Eki Kumalasari membenarkan adanya angka kasus gizi kurang yang tinggi.Pihaknya terus berupaya memberikan nutrisi bersama Amway Indonesia melalui program Global Nutrilite Power of 5 untuk meningkatan gizi.



”Jakarta Timur termasuk tertinggi secara statistik, namun komitmen dan upaya yang dilakukan melibatkan semua sektor karena ini tanggung jawab sosial pencegahan stunting,” kata Eki, Kamis (27/1/2022). Baca juga: Tanggulangi Stunting dan Gizi Buruk dengan Gerakan Masif Masyarakat

Sementara itu, Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung menjadi salah satu kelurahan dengan jumlah kasus balita gizi kurang tertinggi di Jakarta Timur. Untuk itu, ini harus menjadi perhatian khusus dari pemerintah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!